Legenda bulu tangkis akui wilayah timur masih kurang turnamen

antaranews.com
13 jam lalu
Cover Berita
Makassar (ANTARA) - Legenda bulu tangkis Indonesia Richard Mainaky mengatakan bibit atlet bulu tangkis di wilayah Timur Indonesia itu cukup banyak, hanya saja masih minim turnamen.

"Kami akui selama 10 tahun ini vakum mencari bibit-bibit dari wilayah timur Indonesia, padahal bibit atlet bulu tangkis itu banyak," ujarnya di Makassar, Kamis.

Richard Mainaky mengungkapkan, bahwa potensi atlet bulu tangkis di wilayah Indonesia Timur sebenarnya sangat melimpah, namun perkembangannya sering kali terhambat karena minimnya jumlah turnamen dan kompetisi bergengsi di daerah tersebut.

Ia mengakui bahwa selama satu dekade terakhir, proses penjaringan bibit dari kawasan timur memang sempat vakum, padahal talenta-talenta unggul tersebar luas di berbagai pelosok.

Richard menekankan bahwa permasalahan utama yang dihadapi para atlet muda di daerah adalah kurangnya wadah kompetisi.

"Ini yang menjadi perhatian kita kedepannya bersama mitra agar bagaimana kompetisi dan turnamen bisa menambah pengalaman para atlet," katanya.

Menurutnya, frekuensi turnamen yang tinggi sangat krusial untuk membangun wawasan taktis dan pengalaman bertanding yang matang bagi seorang pebulutangkis.

Tanpa jam terbang yang cukup melalui kompetisi reguler, sulit bagi atlet daerah untuk mengasah kemampuan mereka setara dengan rekan-rekan sejawat di pusat pembinaan.

"Melalui audisi ini, PB Djarum berkomitmen untuk tidak membiarkan monopoli atlet hanya berasal dari Pulau Jawa, melainkan ingin meratakan kesempatan bagi bibit-bibit potensial yang tersebar di seluruh nusantara, termasuk Indonesia Timur," ucapnya.

Baca juga: PB Djarum perluas audisi ke Sumatra dan Sulawesi demi cari talenta

Baca juga: Sembilan atlet dari berbagai daerah raih Beasiswa Bulutangkis 2025


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Undana bentuk tim investigasi soal kasus mahasiswi depresi
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Menperin Agus Gumiwang Mengeluarkan Tiga Arahan untuk Memperkuat Ekosistem Startup Nasional
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Studi Banding Gratis Jadi Bekal Nasabah Mekaar, PNM Dorong UMKM Naik Kelas
• 9 jam laludisway.id
thumb
Keuangan Daerah Sekarat, Manjurkah Obat Efisiensi?
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Penjaga hingga Pembuang Sampah di TPS Liar Jaktim Didenda Rp 5 Juta
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.