JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api ditemukan di ruang Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2026). Pihak yayasan mengungkapkan masih ada satu ruangan yang diduga menyerupai bunker dan hingga kini belum berhasil dibuka.
"Masih ada ruangan yang belum bisa kami buka. Kami berharap ruangan yang berbentuk seperti bunker itu segera ditindaklanjuti oleh kepolisian untuk dibuka. Kami berharap tidak ada lagi senjata yang ditemukan di sana," kata kuasa hukum yayasan, Hermawanto, Kamis (6/8/2026).
Menurut Hermawanto, seluruh proses pembukaan ruangan dilakukan bersama kepolisian karena yayasan tidak memiliki akses ke sejumlah ruangan sejak mantan Ketua Yayasan berinisial IWD diberhentikan.
"Kami meminta pendampingan dari kepolisian. Polres Metro Jakarta Selatan selalu mendampingi kami dalam setiap prosesnya," ujarnya.
"Kami ingin bunker ini juga dibuka. Kami akan meminta aparat membantu kami membuka ruangan ini karena jika kami melakukannya sendiri, kami khawatir ada risiko hukum," katanya.




