DEPOK, KOMPAS.com – Pembangunan Tol Sawangan-Bojonggede terus dipersiapkan. Ruas tersebut merupakan bagian dari proyek perpanjangan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) yang nantinya tersambung hingga Salabenda, Kabupaten Bogor.
Pada ruas lanjutan tersebut, pemerintah juga merencanakan pembangunan akses keluar-masuk (on/off ramp) di kawasan Cipayung, Kota Depok.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelaraskan pembangunan lanjutan Tol Desari, termasuk rencana pembangunan Exit Tol Cipayung.
"Kami berikhtiar termasuk menyelaraskan dengan program pemerintah pusat, khususnya dengan jalan bebas hambatan atau jalan tol di Kota Depok, yaitu lanjutan dari Tol Sawangan ke arah Bogor," kata Supian, Senin (27/7/2026), dikutip dari situs resmi Prokopim Depok.
Menurut dia, ruas lanjutan tersebut akan dilengkapi bukaan Tol Cipayung sebagai pintu masuk dan keluar kendaraan.
"Kami terus berkoordinasi terkait rencana pembukaan akses pintu keluar-masuk tol di wilayah Cipayung guna memperlancar lalu lintas dan mengatasi kemacetan kawasan setempat," ujarnya.
Baca juga: Kampus UI Depok Ditutup Sementara untuk Umum Minggu 9 Agustus karena Event Lari
Tol Desari Berlanjut hingga SalabendaSebagai informasi, Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) hingga Salabenda merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menghubungkan Jakarta Selatan, Kota Depok, hingga Kabupaten Bogor.
Saat ini, Seksi I Antasari-Brigif dan Seksi II Brigif-Sawangan telah beroperasi.
Pembangunan selanjutnya dilanjutkan pada Seksi III Sawangan-Bojonggede, kemudian diteruskan ke Seksi IV Bojonggede-Salabenda yang nantinya terhubung dengan jaringan Bogor Outer Ring Road (BORR).
Berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), setelah seluruh ruas hingga Salabenda rampung, panjang Tol Desari akan mencapai sekitar 27,9 kilometer.
Baca juga: Daftar Titik Putaran Balik Jalan Kartini Depok yang Ditutup dan Jalur Alternatifnya
Exit Tol Cipayung Akan DibangunExit Tol Cipayung menjadi bagian dari pembangunan ruas lanjutan Tol Desari-Bogor tersebut.
Supian mengatakan keberadaan Exit Tol Cipayung diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat menuju jalan tol sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan timur Kota Depok.
Ia menilai kawasan Cipayung sebenarnya telah menunjukkan perkembangan ekonomi yang cukup pesat. Namun, akses menuju wilayah tersebut masih menjadi salah satu kendala.
Karena itu, pembangunanakses tol baru diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang investasi dan pusat-pusat ekonomi baru di kawasan tersebut.
Baca juga: Ada Dugaan Pola Amplifikasi Terkoordinasi di Balik Isu Demo Agustus di Media Sosial
Pemkot Depok Siapkan Pelebaran JalanUntuk mendukung operasional akses tol baru tersebut, Pemkot Depok menyiapkan pelebaran sejumlah ruas jalan menuju pintu tol.
Beberapa ruas yang akan ditingkatkan kapasitasnya antara lain Jalan Raya Cipayung, Jalan Garuda, Jalan Muhidin, hingga kawasan Jembatan Serong.
"Salah satu yang dikebut adalah pelebaran Jalan Raya Cipayung. Langkah ini untuk menyambut rencana pembukaan gerbang exit tol lanjutan dari jalur Sawangan menuju Bogor. Semoga pelebaran jalan tersebut juga dapat memangkas hambatan lalu lintas yang selama ini dikeluhkan warga," ujar Supian.
Ia menegaskan pelebaran jalan diperlukan agar keberadaan Exit Tol Cipayung tidak justru menimbulkan titik kemacetan baru.
"Dengan pelebaran jalan, akses keluar masuk tol menjadi lebih mudah dan tidak menimbulkan kemacetan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




