Kurangi Beban TPST Bantargebang, Pramono Dorong Guru PAUD Ajarkan Anak Pilah Sampah

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mengajarkan anak didiknya tentang memilah sampah dari sumber.

Diketahui, Pramono telah menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber yang efektif berlaku pada 10 Mei 2026.

Menurut Pramono, pemilahan sampah harus diajarkan sejak usia dini agar kesadaran menjaga lingkungan menjadi kebiasaan yang melekat hingga dewasa.

BACA JUGA:Pisau Dapur yang Dipakai untuk Mutilasi Jenazah Kunaefi Dibuang ke Tong Sampah Jalan Pitara Depok

Hal ini dikatakan Pramono dalam sambutannya saat acara Workshop Nasional Creativity Day for Teacher 2026 di Auditorium Ki Hadjar Dewantara, Jakarta Selatan pada Kamis, 6 Agustus 2026.

"Saya mengharapkan Ibu-ibu, Bapak-bapak sekalian membantu Pemerintah DKI Jakarta untuk menyampaikan kepada anak didik kita tentang pilah sampah. Karena kita mau mulai dari pendidikan yang paling bawah," kata Pramono.

Pramono menerangkan jika produksi sampah di Jakarta mencapai 9.000 ton per hari. Hal ini tentunya akan menjadi masalah besar jika tidak dikelola secara baik.

BACA JUGA:Mutilasi di Depok Terkuak, Berawal dari Potongan Tubuh Dikira Sampah yang Mau Dibakar

Dari itu, Pramono mengajak masyarakat untuk memilah sampah dari rumah sebelum dibuang ke tempat pembuangan sementara.

"Kalau itu bisa dilakukan, saya yakin ini akan merubah wajah kita ke depan," ucapnya.

Pramono menerangkan, sekian lama Jakarta menggunakan sistem angkut-buang dalam mengelola sampah.

Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mengubah sistem tersebut menjadi pilah-angkut-olah untuk mengurangi beban di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang sudah over kapasiti.

BACA JUGA:Kronologi Gugurnya Komandan Regu Damkar Cipayung Saat Padamkan Kebakaran Sampah

Kata Pramono, sampah yang telah dipilah dari sumber akan diolah di Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS 3R) menjadi pupuk, maggot, eco enzym, dan sebagainya.

Sekarang ini Jakarta telah memiliki sekitar 31 TPS 3R yang tersebar di seluruh wilayah Ibu Kota.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DJP Tunda Penerapan Pajak Marketplace hingga November 2026 untuk Jaga Daya Beli Masyarakat
• 5 jam lalupantau.com
thumb
DJP: E-Commerce Akan Kembalikan Pajak Pedagang yang Terlanjur Dipungut
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kim Sang-sik Sindir Thom Haye usai Vietnam Bantai Timnas Indonesia 3-0 di Piala AFF 2026
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Ekspedisi Merah Putih Hadirkan Nasionalisme, Cinta Alam & Ceria di Ujung Siak
• 20 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Jajal Inovasi BRIN di Istana, Injak Genteng Biomassa hingga Cicipi Air Olahan
• 1 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.