Alfamart Makin Cuan! Laba AMRT Naik Jadi Rp2 Triliun di Semester I-2026

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengelola jaringan Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) meraup laba bersih sebesar Rp2,02 triliun pada semester I-2026, meningkat 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp1,88 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip Kamis (6/8/2026), kenaikan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan yang mencapai Rp67,95 triliun hingga akhir Juni 2026, naik 6,49% dari perolehan sebesar Rp63,81 triliun pada semester I-2025.

Dengan perolehan laba bersih tersebut mendorong laba per saham dasar menjadi Rp49,23, dari porsi Rp45,37 pada semester I-2025.

Wilayah luar Pulau Jawa masih menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan dengan nilai Rp27,52 triliun. Sementara itu, penjualan di wilayah Jawa mencapai Rp24,65 triliun, sedangkan kawasan Jabodetabek menyumbang Rp17,43 triliun.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, beban pokok penjualan juga meningkat 5,97% menjadi Rp52,80 triliun, dari Rp49,82 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Emiten Milik Djoko Susanto Cuan Rp485,97 Miliar dari Alfa Midi

Baca Juga: Aguan Makin Tajir? Laba PANI Tembus Rp1,7 Triliun dalam Enam Bulan

Baca Juga: Pendapatan Naik, Laba BUMI Tembus Rp1 Triliun di Semester I-2026

Perseroan juga mencatat kenaikan beban penjualan dan distribusi menjadi Rp11,91 triliun. Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh naiknya biaya gaji, upah, dan kesejahteraan karyawan menjadi Rp6,37 triliun, dibandingkan Rp5,82 triliun pada semester I-2025.

Meski beban operasional meningkat, pertumbuhan pendapatan mampu menjaga profitabilitas perusahaan. Alhasil, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp2,02 triliun hingga akhir Juni 2026.

Dari sisi neraca, total aset AMRT meningkat menjadi Rp42,78 triliun per 30 Juni 2026, dibandingkan Rp42,57 triliun pada akhir 2025. Dengan porsi liabilitas dan ekuitas masing-masing menjadi Rp23,63 triliun dan Rp19,15 triliun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya: Kami Tidak Akan Setujui Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Akses Exit Tol Jogja-Solo Diperpanjang, Perkuat Konektivitas ke Gunungkidul
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
AS Akan Kenakan Tarif 15 Persen untuk Polisilikon, Bahan Baku Panel Surya dan Chip
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Keluarga Ragukan Dugaan Bunuh Diri Winda Gowasa, Soroti Luka Lebam di Tubuh Korban
• 34 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Proyek Gedung Bertingkat di Cikini Terbakar
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.