Surabaya (beritajatim.com) – Penantian panjang penuh kecemasan yang dirasakan pihak keluarga korban tragedi Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II akhirnya menemui titik terang di tengah kepedihan mendalam.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur resmi merampungkan seluruh proses identifikasi dan menyerahkan lima jenazah korban tewas kepada pihak keluarga masing-masing.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Kombes Pol dr. Bayu Dharma Shanti.
Ia membeberkan bahwa proses pemulangan jenazah terakhir atas nama Yedi Hendrawan (63), warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, telah diselesaikan dengan memfasilitasi permintaan khusus dari pihak keluarga korban.
“Sesuai permintaan keluarga, jenazah kelima ini kita pulangkan ke keluarga yang ada di Bekasi melalui jalur udara,” ungkap Kombes Pol Bayu Dharma Shanti.
Dengan diserahkannya jenazah Yedi Hendrawan, seluruh lima kantong jenazah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi dari insiden kebakaran kapal tersebut kini telah resmi diterima oleh ahli warisnya.
Sebelumnya, kerja keras Tim DVI Polda Jatim di Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya telah membuahkan hasil signifikan sejak awal pekan.
Prosedur identifikasi dilakukan secara ilmiah dan ketat dengan mencocokkan data primer berupa rekaman sidik jari, serta didukung data sekunder seperti rekam medis gigi, ciri-ciri fisik visual, hingga barang kepemilikan pribadi yang melekat pada tubuh korban.
Keberhasilan penuntasan tugas medis operasional ini memberikan kepastian hukum dan emosional bagi para keluarga yang berduka, di tengah proses penyelidikan dan pencarian korban lain yang masih terus bergulir oleh tim SAR gabungan.
Pihak kepolisian memastikan seluruh hak-hak korban dan kemudahan proses administrasi pemulangan jenazah ke daerah asal telah dikawal penuh hingga sampai ke liang lahad. [uci/ian]




