Jelang Laga Hidup-Mati, Pandit Senior Ini Sarankan Timnas Indonesia Tiru Strategi Vietnam

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), dengan kick-off pukul 20.00 WIB. Duel tersebut menjadi penentuan nasib skuad Garuda di fase grup.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Indonesia untuk memastikan tiket ke babak semifinal. Persaingan ketat di Grup A membuat hasil selain tiga poin akan mengakhiri langkah Tim Merah Putih di turnamen.

Baca Juga :
Nasib Timnas Indonesia di Ujung Tanduk Jelang Lawan Singapura, Marc Klok Beri Pernyataan Berkelas
John Herdman Tegaskan Timnas Indonesia sedang Terluka dan Lapar Kemenangan Jelang Laga Kontra Singapura

John Herdman diperkirakan masih akan mengandalkan sejumlah pemain inti yang tampil konsisten sepanjang kompetisi. Namun, mengingat pentingnya laga ini, Bung Ropan menilai pelatih asal Inggris tersebut harus lebih fleksibel dalam menentukan strategi.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Photo :
  • VDN/Julio Tri Saputra

Selama ini Herdman identik dengan formasi 3-4-3. Akan tetapi, demi mengejar kemenangan dan mencetak gol. Pengamat sepak bola nasional, Bung Ropan menyarankan agar Indonesia beralih menggunakan skema empat bek yang dinilai lebih ofensif.

"Dengan Shayne di kiri, Sandy Walsh di kanan, nggak ada masalah, Ridho pasti akan bermain, entah Jordi Amat dimainkan," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Bung Ropan.

Ia juga menawarkan alternatif lain apabila Sandy Walsh dimainkan sebagai bek tengah.

"Atau bahkan Sandy Walsh bermain ke dalam, kemudian di kanan dikasih saja kepada Eliano Reijnders yang bisa bermain di posisi itu," tuturnya.

Menurut Bung Ropan, penggunaan empat bek akan membuat permainan Indonesia lebih agresif, terutama melalui pergerakan full-back yang dapat aktif membantu serangan.

"Bermain dengan empat bek nggak masalah, 4-2-3-1 juga nggak masalah oke, 4-1-4-1, kita lebih attack tentunya," katanya.

Dalam skema 4-1-4-1, Indonesia dapat menempatkan Mitchell Baker sebagai ujung tombak dengan dukungan Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, serta Dony Tri Pamungkas untuk memberikan tekanan dari lini kedua.

Sementara pada formasi 4-2-3-1, duet Ivar Jenner dan Thom Haye berperan sebagai poros di lini tengah guna menjaga keseimbangan tim, sedangkan sektor depan diisi pemain-pemain kreatif untuk membongkar pertahanan Singapura.

Selain perubahan formasi, Bung Ropan juga menekankan pentingnya mencetak gol secepat mungkin. Menurutnya, Indonesia bisa meniru strategi Vietnam yang berhasil meruntuhkan mental Garuda dengan gol cepat pada pertandingan sebelumnya.

Baca Juga :
Gagal ke Piala Dunia 2026, Prabowo Bandingkan Timnas Indonesia dengan Cape Verde
John Herdman Bongkar Kekuatan Singapura, Beri Peringatan Keras ke Timnas Indonesia Jelang Laga Penentuan Piala AFF 2026
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Singapura Kirim Sinyal Berbahaya: Tak Mau Main Aman Meski Cuma Butuh Hasil Imbang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca, Mayoritas Jabodetabek Berawan Hari Ini
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Hermawan Respons Menko Polkam Bicara soal Situasi Dalam Negeri, Tak Otomatis Atasi Potensi Ancaman
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
5 Startup Digital Syariah Gandeng Bursa CFX Bangun Ekosistem Pengelolaan Aset
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Banyak Tekanan Eksternal, Gianni Infantino Masih Dapat Dukungan Penuh dari Dewan Manajemen FIFA
• 14 jam lalubola.com
thumb
Trump Tutup Kantor Konsulat AS di RI, Ada Apa?
• 40 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.