Sebanyak sembilan laporan kehilangan sepeda motor diterima Radio Suara Surabaya pada, Kamis (6/8/2026). Lokasi kejadian tersebar di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, dengan waktu kehilangan mulai 19 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Laporan pertama datang dari Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Pelapor berinisial RN kehilangan Honda Vario 125 tahun 2019 warna biru doff dengan nomor polisi (Nopol) W 4324 NBI.
Motor dalam kondisi standar tanpa stiker itu hilang di depan sebuah toko di Jalan Mangga, Desa Boro, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Motor diketahui sudah tidak ada ketika pemilik selesai berbelanja. Pencurian itu belum dilaporkan kepada polisi.
Laporan kedua disampaikan AMS yang kehilangan Honda Scoopy tahun 2019 warna cokelat-hitam nopol W 5322 VJ. Motor itu hilang di kawasan Sedati Gede, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 22.16 WIB. Kasus itu telah dilaporkan ke Polresta Sidoarjo.
Laporan ketiga datang dari kawasan BP Kulon, Kabupaten Gresik. Pelapor berinisial DNA kehilangan Honda Scoopy tahun 2023 warna abu-abu nopol W 3748 EX.
Motor hilang di Perumahan BP Kulon, Jalan Ikan Kerapu Selatan, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Menurut pelapor, motornya baru ditinggalkan sekitar lima menit ketika dirinya masuk ke rumah. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Gresik.
Laporan keempat diterima dari Jalan Ikan Lumba-Lumba, Surabaya. Pelapor berinisial WNA kehilangan Honda Scoopy tahun 2021 warna putih nopol L 2184 BV pada Rabu (5/8/2026) sore.
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan seorang laki-laki bercelana pendek dan memakai topi diduga mengambil motor tersebut. Pelaku dibantu seorang rekannya yang mendorong kendaraan dari belakang. Pelapor berencana melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.
Laporan kelima datang dari sebuah tempat kos di kawasan Lontar, Surabaya. Pelapor berinisial RM kehilangan Honda Vario 150 tahun 2018 warna hitam dengan nopol M 4082 GH.
Motor dengan tulisan Arab pada bagian depan itu hilang pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Saat kejadian, pagar tempat kos tidak digembok dan motor tidak dikunci setang maupun diberi pengamanan tambahan. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Lakarsantri.
Laporan keenam disampaikan AM yang kehilangan Honda Beat tahun 2022 warna hitam-merah nopol L 3488 ABH. Motor hilang dari garasi rumah di kawasan Simohilir Utara, Surabaya, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Menurut pelapor, pagar dan motor sudah digembok serta dikunci setang. Portal di kawasan rumah juga diduga dibobol. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Sukomanunggal.
Laporan ketujuh datang dari kawasan Ketintang, Surabaya. Pelapor berinisial SAC kehilangan Honda Beat tahun 2021 warna hitam dengan strip merah nopol L 5793 WR.
Motor yang memiliki ciri kaca spion kiri retak itu hilang di depan SD Muhammadiyah 24 Ketintang, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.24 WIB. Saat itu, pelapor sedang menjemput anak tetangganya dan motor sudah dikunci setang.
Pelapor sempat mencurigai seorang laki-laki yang diduga mengikuti perjalanannya menuju kawasan Unesa Ketintang. Rekaman kamera pengawas ada, tetapi gambarnya kurang jelas. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Wonokromo.
Laporan kedelapan diterima dari Jalan Dukuh Kupang Timur, Surabaya. Pelapor berinisial EAF kehilangan Honda Beat tahun 2022 warna cokelat nopol L 2775 BAF.
Motor diparkir di depan kantor tanpa pagar dalam kondisi terkunci setang. Kendaraan diperkirakan hilang pada Kamis (6/8/2026) antara pukul 16.30 hingga 18.45 WIB. Tidak terdapat kamera pengawas di kantor maupun kawasan sekitar. Pelapor telah mendatangi Polsek Dukuh Kupang dan diarahkan ke Polsek Sawahan.
Laporan kesembilan datang dari Desa Cemengkalang, Kabupaten Sidoarjo. Pelapor berinisial EA kehilangan Honda Megapro warna oranye nopol W 5914 NDF.
Motor itu hilang dari teras rumah di RT 009/RW 004, Senin (3/8/2026), antara pukul 02.00 hingga 04.00 WIB. Rumah tidak memiliki pagar, sedangkan motor tidak dikunci setang dan kuncinya diduga masih tertancap. Pelapor berencana melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Sidoarjo.
Radio Suara Surabaya kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap aksi curanmor yang kini menyasar berbagai tempat, mulai dari depan rumah hingga minimarket.
Pemilik kendaraan sangat disarankan untuk menggunakan kunci pengaman ganda dan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman. Masyarakat juga diingatkan untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila mengalami kehilangan agar petugas dapat segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. (bil/ham)




