Pemukim Israel Didakwa Bunuh Aktivis Palestina di Tepi Barat

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Tepi Barat -

Seorang pemukim Israel bernama Yinon Eliya Levi (33) didakwa atas pembunuhan aktivis Palestina, Awdah Hathaleen, di Tepi Barat yang diduduki. Levi didakwa telah melepaskan tembakan ke kerumunan hingga menewaskan Awdah.

"Yinon Eliya Levi, asal Ma'on, didakwa karena diduga melepaskan tembakan ke arah lokasi yang dipadati orang saat terjadi konfrontasi terkait pekerjaan pemindahan tanah di lahan pribadi, yang mengakibatkan kematian mendiang Awdah Hathaleen," demikian pernyataan Kementerian Kehakiman Israel di X dilansir AFP, Kamis (6/8/2026).

Baca juga: Cinta Indonesia, Dubes Palestina Akan Gelar Perayaan HUT RI di Kedubes

"Kantor Kejaksaan Distrik Selatan telah mengajukan dakwaan terhadapnya... atas tuduhan pembunuhan akibat kelalaian (manslaughter), penerobosan lahan, dan perusakan properti secara sengaja," lanjut pernyataan Kementerian Kehakiman Israel.

Hathaleen, seorang aktivis yang terlibat dalam pembuatan film dokumenter pemenang Oscar No Other Land, tewas pada Juli 2025 akibat serangan pemukim Israel terhadap desanya, Umm al-Khair, di wilayah selatan Tepi Barat.

Umm al-Khair terletak di kawasan Masafer Yatta, tempat masyarakat Palestina yang kerap menghadapi kekerasan dari pemukim serta pembongkaran rumah oleh militer. Bahkan, Israel telah menetapkan sebagian wilayah ini sebagai zona latihan menembak tentara.




(isa/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Ungkap Alasan Kemenkeu Ambil Alih Saham Whoosh, Bakal Lanjutkan Proyek ke Jatim
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Fokus Keamanan Lingkungan dan Program Ketahanan Pangan Warga, PDIP Beri Pujian Soal Inovasi "Bang Jali"
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026: Menang atas Singapura Jadi Harga Mati!
• 14 jam lalubola.com
thumb
Bareskrim Respons Kabar Anton Timbang Hadiri Pertemuan di Istana
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Menbud dukung pengusulan MR. Assaat sebagai pahlawan nasional
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.