Soal Perbedaan Nama Dosen Pembimbing Jokowi, Ini Kata UGM

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan penjelasan mengenai perbedaan nama dosen yang muncul dalam riwayat akademik Presiden Joko Widodo. Klarifikasi ini disampaikan untuk menjawab beragam informasi yang beredar di ruang publik mengenai sosok yang membimbing Jokowi selama menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan.

Dalam klarifikasi yang ditayangkan melalui akun YouTube UGM pada 22 Agustus 2025, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Sigit Sunarta, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara dosen pembimbing akademik dan dosen pembimbing skripsi.

Menurut Sigit, dosen pembimbing akademik Joko Widodo adalah Ir. Kasmuco, yang pada masa itu masih menggunakan nama Kasmujo.

"Jadi pembimbing akademik itu adalah Bapak Ir. Kasmuco. Waktu itu masih Kasmujo. Selanjutnya bersekolah lagi jadi Insinyur Kasmuco, MS," ujar Sigit.

Ia menjelaskan bahwa Kasmuco berperan sebagai pembimbing akademik atau dosen wali yang mendampingi Joko Widodo sejak semester lima.

"Itu pembimbing akademik yang membimbing Pak Jokowi mulai semester kelima, itu kalau zaman dulu istilahnya dosen wali juga," katanya.

Sementara itu, untuk penyusunan tugas akhir, Joko Widodo dibimbing oleh dosen yang berbeda.

"Kemudian untuk dosen pembimbing skripsi itu adalah waktu pertama kali masih Dr. Ir. Sumitro, Ahmad Sumitro," jelas Sigit.

UGM menegaskan bahwa perbedaan nama tersebut bukan menunjukkan adanya perubahan data, melainkan karena memang terdapat pembagian tugas antara dosen pembimbing akademik dan dosen pembimbing skripsi.

Baca Juga: UGM Akui Tak Menyimpan Ijazah Asli Jokowi, Tegaskan yang Dimiliki Hanya Salinan

Penjelasan tersebut sekaligus menerangkan mengapa terdapat dua nama dosen yang sama-sama dikaitkan dengan perjalanan akademik Joko Widodo. Menurut UGM, sistem pembimbingan pada saat itu membedakan fungsi dosen wali yang mendampingi mahasiswa selama perkuliahan dengan dosen yang secara khusus membimbing penyusunan skripsi.

Klarifikasi itu menjadi bagian dari penjelasan UGM mengenai sistem akademik yang berlaku pada masa Joko Widodo menempuh pendidikan, di tengah polemik yang berkembang mengenai dokumen dan riwayat akademik Presiden.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap Lawan Megawati Hangestri, Lee So-young Kini Punya Fisik Kekar Jelang Liga Voli Korea 2026-2027
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Selama Ini Kita Keliru, Kulit Semangka Ternyata Layak Dimakan dan Bergizi
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Dampak Penertiban 95 Bangunan, Pedagang Karet Tengsin Jakpus Dibina
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pacu Ekonomi hingga Akhir Tahun, Airlangga Bakal Geber Investasi dan Pariwisata di Kuartal III-2026
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Inginkan Timnas tembus Piala Dunia, Presiden: Terus berbenah
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.