OJK Sebut Industri Keuangan Syariah Tumbuh Positif

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Industri keuangan syariah nasional terus bergerak ke arah yang lebih baik seiring implementasi berbagai arah kebijakan yang telah ditetapkan OJK.

OJK Sebut Industri Keuangan Syariah Tumbuh Positif (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, industri keuangan syariah nasional terus bergerak ke arah yang lebih baik seiring implementasi berbagai arah kebijakan yang telah ditetapkan OJK bersama para pemangku kepentingan.

“Sejalan dengan implementasi berbagai arah kebijakan yang telah ditetapkan, industri keuangan syariah nasional terus melangkah ke arah yang lebih baik, tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga semakin meningkat dari sisi kualitas dan daya saing. Pencapaian ini perlu terus dijaga untuk memastikan sektor jasa keuangan tetap stabil di tengah tingginya ketidakpastian perekonomian global,” kata Friderica Kamis (6/8/2026).

Di tengah fragmentasi perdagangan global, perubahan kebijakan ekonomi di berbagai negara, serta meningkatnya ketegangan geopolitik, fundamental perekonomian Indonesia tetap terjaga.

Dia memaparkan, pada tahun 2025, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11 persen, meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun sebelumnya sebesar 5,03 persen, sehingga menjadi fondasi yang kuat bagi perkembangan industri keuangan syariah nasional.

Sejalan dengan kondisi tersebut, total aset industri keuangan syariah nasional pada tahun 2025 mencapai Rp3.131,02 triliun atau tumbuh 8,56 persen (year on year/yoy), sekaligus menjadi nilai aset tertinggi sepanjang sejarah.


"Dari jumlah tersebut, aset perbankan syariah mencapai Rp1.067,73 triliun atau tumbuh 8,92 persen yoy," tutur dia. Sementara itu, total aset pasar modal syariah di luar kapitalisasi saham syariah mencapai Rp1.875,25 triliun atau tumbuh 8,18 persen yoy.

Pada sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah, aset Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) tercatat sebesar Rp74,27 triliun atau tumbuh 10,59 persen yoy, sedangkan aset sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) mencapai Rp124,51 triliun atau tumbuh 10,29 persen yoy.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nikita Bier resmi tinggalkan jabatan Kepala Produk di X
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Geger Pemain Bola Tewas Disambar Petir, Laga Berujung Tragedi
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ada Rekayasa Lalu Lintas di Stasiun Kota dan Glodok hingga 2027, Simak Rutenya
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Tak Lagi Tunggu Sebulan, SPPG MBG di Daerah 3T Kini Dikebut 1 Minggu
• 2 jam laludisway.id
thumb
PBB Peringatkan ISIS Tetap Tangguh dan Beradaptasi dengan Teknologi Baru
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.