Jakarta: Pemerintah memastikan bakal membantu para penyintas bencana untuk bangkit. Mereka diminta mencari peluang ekonomi baru sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascabencana hidrometeorologi Sumatra.
“Pemerintah memberikan dukungan dengan cara memberikan bantuan modal usaha untuk penyintas yang memenuhi syarat," kata Ketua Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, melalui keterangan tertulis, Kamis, 6 Agustus 2026.
Safrizal menjelaskan, salah satu bentuk bantuan yang diberikan pemerintah yaitu stimulan ekonomi. Untuk setiap KK mendapatkan Rp5 juta dalam bentuk uang tunai untuk kebutuhan modal usaha mikro.
Baca Juga :
Jembatan Perintis Reje Payung Aceh Tengah Tuntas DibangunSafrizal mengapresiasi semangat Mayasari yang telah ikut bangkit secara bersama-sama, demi mempercepat pemulihan. Mayasari memilih meninggalkan pekerjaannya di Malaysia dan berjualan teh hijau agar bisa menjaga keempat anaknya pasca bencana.
Usaha tersebut dijalani Mayasari semenjak berada di tenda pengungsian. Lalu berkembang hingga berjualan di sebuah bangunan bekas bencana yang sudah diperbaiki.
Mayasari, salah satu penyintas bencana alam di Aceh memilih berjualan makanan dan minuman ringan untuk membantu perekonomiannya. Foto: Istimewa.
Safrizal berpesan agar Mayasari memperhatikan keamanan dagangannya. Serta tidak menjual produk-produk konsumsi orang dewasa untuk anak-anak.
“Jaga keamanan produk minuman yang dijual, jangan jual rokok untuk anak-anak. jaga itu, supaya usahanya terus mendapatkan berkah dari Ilahi,” pesan Safrizal.




