Jelang Laga Penentuan, John Herdman Kirim Ancaman ke Singapura

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan skuad Garuda datang ke Singapura dengan tekad membara untuk mengamankan tiket semifinal ASEAN Championship 2026. Menurutnya, kekalahan dari Vietnam justru membuat timnya semakin lapar untuk bangkit.

Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga pamungkas Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus 2026. Duel ini menjadi partai hidup-mati bagi kedua tim karena hasilnya akan menentukan siapa yang berhak melaju ke babak semifinal.

Baca Juga :
Marc Klok Bakar Semangat Timnas Indonesia Jelang Duel Hidup-Mati, Singapura Siap-siap Menangis
Kondisi Jay Idzes Bikin Pelatih Sassuolo Kelimpungan, Kenapa?

Indonesia wajib meraih kemenangan. Hasil imbang apalagi kekalahan akan membuat langkah skuad Garuda terhenti di fase grup.

Meski akan bermain di hadapan pendukung lawan, Herdman menegaskan anak asuhnya tidak gentar menghadapi tekanan.

Menurut pelatih asal Kanada itu, Singapura merupakan tim yang sangat disiplin dan memiliki organisasi permainan yang rapi. Namun, Indonesia juga datang dengan kualitas yang tak kalah mumpuni.

"Kami harus fokus pada proses. Kami datang ke kandang lawan yang tentu akan memberikan tekanan. Singapura adalah tim yang terorganisasi dengan baik dan sulit dikalahkan. Mereka juga tidak banyak kebobolan," ujar Herdman dalam konferensi pers, Kamis, 6 Agustus 2026.

Meski memberikan respek kepada lawannya, Herdman tetap percaya diri dengan kekuatan yang dimiliki Garuda.

"Kami tahu kualitas mereka, tetapi kami juga tahu siapa kami. Indonesia adalah tim yang kuat dengan perpaduan pemain berpengalaman dan pemain muda yang lapar akan prestasi," katanya.

Herdman bahkan menyebut laga kontra Singapura menjadi ujian penting dalam proses pembentukan karakter tim nasional.

"Pertandingan seperti inilah yang dibutuhkan sebuah tim. Ini akan menjadi ujian besar bagi kami dan sangat penting untuk perkembangan tim dalam turnamen ini," ucapnya.

Pelatih berusia 51 tahun itu juga mengakui penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah setelah Indonesia kesulitan mencetak gol dalam dua laga terakhir. Namun, ia tak ingin para pemain terbebani dengan target berlebihan.

"Kami memang perlu meningkatkan ketajaman di sekitar kotak penalti. Tetapi jika kami terlalu memikirkan itu, justru pemain akan bermain dengan beban. Yang terpenting adalah tetap percaya pada proses permainan yang sudah kami bangun," tutur Herdman.

Baca Juga :
Jelang Laga Hidup Mati, John Herdman Blak-blakan Akui Singapura Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia
Nasib John Herdman Bisa Lebih Buruk dari Shin Tae-yong jika Timnas Indonesia Gagal Lolos
Batal Lawan Timnas Indonesia? India Dikabarkan Siap Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 Demi Hadapi Brasil

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kamboja rilis peringatan perjalanan laut saat hadapi dampak 3 siklon
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Buruh Batalkan Demo Agustus-September, Ajukan Empat Tuntutan ke Pemerintah
• 21 jam laluokezone.com
thumb
PSM Bawa 26 Pemain ke Yogyakarta, Dua Rekrutan Lokal Menyusul
• 10 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Resmi! Kadu Monteiro Berlabuh ke Borneo FC Samarinda, Gantikan Nadeo Argawinata
• 8 jam lalubola.com
thumb
Di Balik Roy Suryo-Dokter Tifa dan Polemik Ijazah Jokowi, Mahfud MD: Saya Lihat Kasus Ini Aslinya...
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.