Prabowo Sedih Indonesia Belum Lolos Piala Dunia: Ini Fakta yang Tidak Enak

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Prabowo mengaku sedih karena Indonesia belum mampu lolos ke putaran final Piala Dunia, meski menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

Prabowo Sedih Indonesia Belum Lolos Piala Dunia: Ini Fakta yang Tidak Enak (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih karena Indonesia belum mampu lolos ke putaran final Piala Dunia, meski menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan kepada sekitar 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Mulanya, Prabowo mengatakan dirinya selalu mengajak jajarannya untuk memimpin berdasarkan fakta dan realitas, meskipun terkadang kenyataan yang dihadapi tidak menyenangkan.

“Marilah kita saya terutama mengajak tim saya dan saudara sekalian, kalau saya memimpin, saya sukanya itu memimpin dengan fakta. Facts. Realita. Dengan keadaan yang sebenarnya. Kadang-kadang fakta itu ya tidak enak. Kadang-kadang melihat realita itu tidak enak. Terus terang saja,” kata Prabowo.

Kemudian, Prabowo pun memberikan contoh dengan menyinggung prestasi sepak bola Indonesia yang belum mampu menembus Piala Dunia.

“Contoh yang kecil saja, kita negara jumlah penduduk keempat terbesar di dunia. Hampir 300 juta ya, 280 juta. Tapi saya sangat sedih terus terang, masalah sepakbola kita tidak mampu masuk piala dunia ini fakta yang tidak enak,” katanya.

Prabowo kemudian membandingkan Indonesia dengan Cape Verde, negara kecil di Afrika yang mampu tampil di Piala Dunia. Menurutnya, jumlah penduduk Cape Verde bahkan lebih sedikit dibandingkan Kabupaten Sumedang.

“Masa negara kecil seperti Cape Verde masuk. Saya tidak tahu itu. Mungkin jumlah penduduknya dengan Kabupaten Sumedang lebih banyak Sumedang. Cape Verde. Apalagi? Banyak negara kecil yang masuk ke situ,” katanya.

Karena itu, Prabowo meminta semua pihak melakukan introspeksi dan mencari penyebab ketertinggalan Indonesia, bukan mengeluh ataupun mencari kambing hitam. “Ini harus kita introspeksi. Kita harus lihat, tidak ada gunanya kita mengeluh. Ini kita ambil contoh sepakbola. Tapi nanti saya bisa ambil contoh banyak sekali. Tapi ini contoh sepakbola saja kalau sepakbola ga ada yang tersinggung di antara kalian. Mungkin yang tersinggung Menpora. Tapi beliau juga baru menporanya. Atau enggak, beliau kan sudah PSSI juga lumayan. Tapi beliau sudah berjuang luar biasa. Kira hampir masuk kemarin. Mungkin strateginya harus lebih pintar kita,” ujarnya. 

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nasabah Mekaar Studi Banding Gratis, PNM Buka Jalan Inovasi Usaha Ultra Mikro
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Legislator dan Praktisi Sebut Kasus TPPO 4 Warga Jakut Hanya Puncak Gunung Es
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Soroti Gagalnya Indonesia ke Piala Dunia: Cape Verde Saja Bisa Lolos, Kita Harus Introspeksi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Kepastian Produksi Tambang, Kontribusi Dividen dan Penerimaan Guna Perkuat Kedaulatan
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Pelaku Penembakan Massal di Thailand Bunuh Kakeknya Sebelum Beraksi di Sekolah
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.