Trump Sebut Perang Segera Berakhir, Iran Tak Dapat Bertahan Lebih Lama Lagi

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeklaim bahwa perang dengan Iran akan segera berakhir. Ia yakin Teheran tidak dapat bertahan lebih lama.

Trump Sebut Perang Segera Berakhir, Iran Tak Dapat Bertahan Lebih Lama Lagi. (Foto: White House)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeklaim bahwa perang dengan Iran akan segera berakhir. Ia yakin Teheran tidak dapat bertahan lebih lama lagi.

Hal itu disampaikannya ketika ditanya oleh wartawan di Gedung Putih apakah kesepakatan telah tercapai untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Baca Juga:
Perang Dagang AS-China Kembali Membara Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping

"Saya terlibat dalam negosiasi. Saya pikir kita baik-baik saja. kesepakatan bisa segera terjadi," kata Trump, dilansir dari Anadolu pada Jumat (7/8/2026).

Trump menepis kekhawatiran tentang persediaan senjata AS. Dia mengatakan bahwa negara itu masih memiliki jumlah amunisi yang sangat besar.

Baca Juga:
Iran Ancam Tunda Kesepakatan Selat Hormuz, Kesal Trump Cawe-Cawe

 "Kami memiliki persediaan amunisi di seluruh dunia, dan jika kami membutuhkannya, kami akan mengambilnya," kata Trump.

"Kami dalam kondisi yang sangat, sangat baik," katanya.

Baca Juga:
Trump Kembalikan Pungutan Tarif IEEPA hingga Rp1.800 Triliun

Dalam beberapa minggu terakhir, AS dan Iran saling melancarkan serangan militer, dengan Washington menargetkan apa yang disebutnya sebagai situs militer milik Korps Garda Revolusi Iran, dan Teheran membalas dengan menargetkan apa yang digambarkannya sebagai fasilitas militer AS di beberapa negara Teluk, khususnya Yordania, Bahrain, dan Kuwait.

Eskalasi ini terjadi meskipun ada nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Washington dan Teheran pada Juni dan dimulainya negosiasi menuju kesepakatan akhir. Pembicaraan kemudian terhenti karena perbedaan pendapat mengenai jaminan keamanan dan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz, salah satu jalur paling strategis di dunia untuk pasokan minyak dan gas global.

Trump pekan lalu mengancam akan menyerang Iran dengan sangat keras, memperingatkan bahwa ia dapat menargetkan fasilitas energi, jembatan, dan pembangkit listrik.  Ia kemudian membatalkan rencana serangan dengan alasan Iran setuju untuk memulai kembali pembicaraan. Menurut beberapa media AS, menipisnya persediaan rudal pencegat juga menjadi faktor dalam keputusannya untuk menunda serangan tambahan terhadap Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringatan Dini Cuaca 7-9 Agustus: Ini Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PSM Bawa 26 Pemain ke Yogyakarta, Dua Rekrutan Lokal Menyusul
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Penembak di Sekolah Thailand Bunuh Kakek-Neneknya, Korban Jiwa Jadi 8 Orang
• 5 jam laludetik.com
thumb
Kejagung Geledah Rumah Diduga Milik Nurman Herin di Bandung, Ini Hasilnya
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Gerebek Pondok Narkoba di Empat Lawang, 7 Orang Ditangkap dan Senpi Revolver Disita
• 57 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.