jakarta.jpnn.com - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto meminta kepala daerah membangun ekosistem Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP).
Bima Arya mengimbau kepala daerah berkolaborasi dengan semua pemangku kebijakan.
BACA JUGA: Panggil Banyak Menteri, Presiden Prabowo Bahas Koperasi Merah Putih
"Kami meminta para kepala daerah merangkul semua kepala desa,” kata Bima Arya, Kamis (6/8).
Bima Arya menjelaskan kepala daerah memiliki peran strategis dalam menghubungkan seluruh rantai pasok.
BACA JUGA: DPR Minta Latihan Militer Calon Manajer Dievaluasi, Tetapi Koperasi Desa Harus Dilanjutkan
Dia pun meminta kepala daerah membangun komunikasi yang erat dengan petani, nelayan, peternak, pelaku usaha serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dengan demikian, Koperasi Desa Merah Putih benar-benar menjadi penggerak ekonomi lokal.
BACA JUGA: Qodari Sebut Koperasi Desa Merah Putih Akan Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Bima Arya juga meluruskan berbagai persepsi yang berkembang mengenai KDKMP.
Dia menegaskan Koperasi Desa Merah Putih bukanlah minimarket maupun toko ritel yang akan menggantikan usaha masyarakat.
"Kopdes juga bukan berarti kemudian menutup secara paksa minimarket yang ada," ujar Bima Arya.
Menurut Bima, Koperasi Desa Merah Putih merupakan pusat pelayanan masyarakat di desa dan kelurahan.
Koperasi Desa Merah Putih menyediakan berbagai layanan, mulai simpan pinjam, penyediaan sembako, apotek hingga menjadi agen resmi penyalur bantuan pemerintah.
"Mari kita kuatkan tiga hal yang sangat penting yang menjadi kunci keberhasilan kopdes. Satu adalah perencanaan yang jelas atau business plan. Yang kedua transparansi dan akuntabilitas. Yang terakhir kita betul-betul fokus untuk meningkatkan kualitas SDM-nya," tutur Bima. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil




