Pemerintah Ungkap Banyak Konten Demo Agustus Ternyata Hoaks

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Pasalnya, menjelang berbagai agenda nasional pada bulan Agustus, media sosial dipenuhi beragam unggahan mengenai aksi demonstrasi.

"Dan saya ingin pada kesempatan ini kami bersepakat untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak terganggu dengan masalah itu. Kami menanganinya semua,"  ujar Menko Polkam, Djamari Chaniago, dikutip Jumat (7/8/2026).

Djamari juga menegaskan bahwa kondisi di lapangan tidak seperti yang digambarkan dalam berbagai unggahan di media sosial. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Baca Juga :
Buruh Batalkan Demo Agustus-September, Ajukan Empat Tuntutan ke Pemerintah

"Dan pada kesempatan yang baik ini juga saya katakan bahwa kondisi masyarakat kita juga tidak seperti apa yang disampaikan, yang disebarkan melalui media sosial itu," tambahnya.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa banyak video yang beredar menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia merupakan rekaman lama, hasil editan, atau menggunakan konteks yang berbeda dari kejadian sebenarnya.

"Teman-teman harus melihat videonya. Ada yang betul-betul hoaks karena kejadiannya tidak pernah ada. Ada yang menggunakan gambar lama dengan konteks yang berbeda. Ada pula yang menggabungkan kejadian di negara lain seolah-olah terjadi di Indonesia," ujar Meutya.

Baca Juga :
Buruh Said Iqbal Pastikan Tak Demo Besar-besaran di Bulan Agustus-September

Dia mengingatkan, bahwa penyebaran informasi palsu bukan sekadar persoalan di ruang digital, tetapi dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat sehari-hari.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FULL! Konsil Kesehatan Indonesia & Irma Hidayana Soal Pasien BPJS Meninggal & Polemik Dicibir Nakes
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
3 Oknum Polisi Pesta Sabu di Anambas Terancam PTDH, Terungkap saat Tes Urine
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Bos Perusahaan Tambang Akui Gelontorkan Rp1 Miliar untuk Atur LHP Ombudsman
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Siapkan Investasi Besar untuk Pendidikan, Prabowo Bangun Sekolah Kurikulum Internasional 
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
KKI: 10 Nakes yang Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Terancam Sanksi hingga Pencabutan STR
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.