Roblox meluncurkan Family Zone, layanan yang bisa memberikan pengalaman interaktif, dirancang untuk membantu orang tua lebih memahami aktivitas digital anak saat bermain di platform tersebut. Tidak hanya menyediakan fitur parental control, Family Zone juga mengajak orang tua belajar dan menjelajahi Roblox bersama anak agar bisa membangun kebiasaan digital yang lebih aman.
“Ini (Family Zone) adalah inisiatif global. Bagi saya, tidak peduli di belahan dunia mana anda berada, semua orang tua pada dasarnya sama, bukan? Mereka menghadapi tantangan yang sama, memiliki kekhawatiran yang sama, mencintai anak-anak mereka, dan ingin memastikan anak-anak mereka tetap aman,” kata Vice President, Civility and Partnerships Roblox Tami Bhaumik dalam peluncuran Family Zone di Jakarta, Rabu (7/8).
Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Indonesia yang kini sudah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) sejak 28 Maret 2026. Kebijakan ini mengatur pembatasan anak usia di bawah 16 tahun dalam mengakses media sosial termasuk permainan daring.
Melalui Family Zone, orang tua dan anak dapat mengeksplorasi berbagai fitur Roblox secara bersama-sama. Pengalaman ini dirancang untuk mengenalkan keamanan daring, kewargaan digital (digital citizenship), hingga cara menggunakan fitur kontrol orang tua melalui aktivitas yang interaktif.
“Orang tua memiliki tanggung jawab untuk memahami, bukan takut terhadap platform yang digunakan anak-anak mereka setiap hari. Karena itulah kami menciptakan Family Zone,” ujarnya.
Roblox menyebut pendekatan tersebut dapat membantu keluarga berdiskusi mengenai keamanan digital dengan cara yang lebih mudah dipahami.
Lantas, apa saja manfaat Family Zone bagi orang tua?
1. Memahami dunia digital yang digunakan anak
Family Zone memungkinkan orang tua mengenal Roblox dari sudut pandang anak. Bahkan, anak didorong menjadi pemandu bagi orang tuanya untuk menjelajahi dunia virtual Roblox, mulai dari mengenal pengalaman 3D, memahami fitur keamanan, hingga mengetahui pengalaman yang sesuai dengan usia pengguna.
Tami menilai banyak orang tua tidak memahami alasan anak sangat menyukai Roblox. Dengan ikut bermain, ia yakin pengalaman orang tua dan anak juga akan berubah saat berada di platform Roblox.
“Ketika seseorang tidak mengenal sesuatu, ia akan merasa takut. Tetapi ketika memiliki pengalaman langsung, rasa takut itu akan berkurang dengan sendirinya,” kata Tami.
2. Belajar keamanan digital bersama anak
Selain mengenalkan fitur di Roblox, Family Zone juga mengajarkan konsep keamanan daring dan literasi digital yang dapat diterapkan keluarga saat menggunakan berbagai platform digital lainnya. Dengan demikian, orang tua tidak hanya memahami cara menggunakan Roblox, tetapi juga dapat membimbing anak dalam beraktivitas di dunia digital secara lebih aman.
Tami mengatakan keterlibatan orang tua menjadi kunci dalam membangun kebiasaan digital yang sehat pada anak. Menurutnya, percakapan mengenai hal tersebut akan menjadi lebih bermakna ketika keluarga dapat mengeksplorasi dunia digital bersama.
“Family Zone kami hadirkan untuk mempermudah hal itu dengan memberikan pengalaman yang menarik bagi orang tua dan anak untuk menjelajahi Roblox berdampingan,” ujarnya.
3. Mengelola pengaturan akun anak dari perangkat sendiri
Roblox juga memungkinkan orang tua menautkan akun mereka dengan akun anak. Setelah kedua akun terhubung, orang tua dapat mengelola berbagai pengaturan tanpa harus menggunakan perangkat milik anak.
Berikut langkah untuk menghubungkan akun orang tua dengan akun anak:
- Orang tua buat akun Roblox
- Buka menu parental controls pada pengaturan Roblox di perangkat anak.
- Masukkan alamat email orang tua untuk memulai proses penautan akun.
- Buat akun Roblox di perangkat milik orang tua.
- Masukkan tanggal lahir.
- Unggah foto kartu identitas untuk memverifikasi usia.
- Lakukan verifikasi identitas melalui swafoto untuk memastikan identitas sesuai dengan kartu identitas.
- Tautkan akun orang tua dengan akun anak.
- Setelah proses selesai, orang tua dapat mengelola seluruh pengaturan akun anak langsung dari perangkat mereka sendiri.
4. Memantau waktu bermain anak
Setelah akun berhasil ditautkan, orang tua dapat memantau durasi penggunaan Roblox setiap hari (daily screen time). Fitur ini membantu orang tua mengetahui berapa lama anak menghabiskan waktu di platform sehingga dapat mengatur kebiasaan bermain yang lebih seimbang.
5. Mengatur kontrol orang tua dengan lebih mudah
Melalui akun yang telah ditautkan, orang tua dapat melihat dan memperbarui pengaturan parental controls langsung dari perangkat mereka. Pengaturan ini dapat disesuaikan sewaktu-waktu sesuai usia dan kebutuhan anak, tanpa harus meminjam perangkat anak.
6. Mengelola daftar pertemanan anak
Family Zone juga memudahkan orang tua mengelola koneksi anak di Roblox. Orang tua dapat memantau dan mengatur daftar pertemanan atau koneksi anak sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan saat berinteraksi di platform.
Selain menghadirkan Family Zone, Roblox juga melengkapi perlindungan anak melalui pengalaman yang disesuaikan berdasarkan kelompok usia, seperti Roblox Kids dan Roblox Select, serta fitur parental controls yang memungkinkan keluarga mengatur bagaimana anak berinteraksi di dalam platform.
Roblox Kids merupakan pengelompokan untuk pengguna usia 5-8 tahun dengan fitur chat dinonaktifkan secara otomatis. Sementara Roblox Select untuk pengguna 9-15 tahun dengan fitur chat diberikan secara bertahap. Pengelompokan ini ditentukan saat akun dibuat dengan verifikasi berbasis kecerdasan buatan atau AI yakni facial age estimation.
“Melalui rangkaian fitur tersebut, Roblox memberdayakan orang tua untuk berperan aktif saat anak-anak mereka bereksplorasi, berkreasi, dan belajar di Roblox,” kata Tami.




