KOMPAS.TV – PT Pertamina (Persero) terus mempercepat transformasi bisnis menuju operasional yang ramah lingkungan dan rendah karbon. Salah satu pencapaiannya ditorehkan oleh Terminal LPG Tanjung Sekong yang dikelola PT Pertamina Energy Terminal, anak usaha PT Pertamina International Shipping.
Terminal LPG Tanjung Sekong resmi menjadi terminal LPG pertama di Indonesia sekaligus dunia yang meraih predikat Green Terminal Bintang Dua setelah lolos proses verifikasi oleh Bureau Veritas. Terminal ini menopang hingga 40 persen kebutuhan LPG nasional dan dalam operasionalnya telah memanfaatkan energi surya serta menyiapkan rencana penggunaan hidrogen hijau.
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menyebut pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Pertamina dan Indonesia, sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan keberlanjutan bagi masa depan bisnis maupun lingkungan.
Sementara itu, BV Country Chair Indonesia/Southeast Asia Industry Director, Joko Prakoso, menjelaskan proses penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi efisiensi penggunaan energi, pengurangan emisi gas rumah kaca, hingga aspek keselamatan kerja. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar pemberian sertifikasi Green Terminal Bintang Dua.
Ke depan, Pertamina menargetkan konsep Green Terminal diterapkan di enam terminal energi lainnya, termasuk Terminal LPG Tuban dan Integrated Terminal Tanjung Uban. Langkah ini diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi energi menuju target net zero emission tahun 2060.
#pertamina #greenterminal #energi #netzero #lpg #kompastv
Baca Juga: [FULL] KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Kerugian Negara Rp322 Miliar
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- noads
- pertamina
- greenterminal
- energi
- netzero
- lpg





