REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memerintahkan Perum Bulog segera mengirimkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Instruksi itu dikeluarkan setelah Amran menerima laporan tingginya harga beras di wilayah kepulauan tersebut saat berdialog dengan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang.
Amran meminta Bulog bergerak cepat menggelontorkan beras SPHP dan bantuan pangan beras agar masyarakat Alor segera memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ia juga menginstruksikan Bulog menyiapkan gudang apabila fasilitas penyimpanan di daerah itu belum tersedia.
Baca Juga
Perdoski Bahas Tantangan Penyakit Kulit dan HIV/AIDS dalam PIT XXI 2026 di Yogyakarta
Tom Holland Tertangkap Kamera Pakai Cincin Nikah Saat Jalan Bareng Zendaya
Dirut Lokta Karya Perbakin: 995 Senjata untuk Ekskul Menembak, Batal karena Jenderal Suryo Meninggal
"Hari ini kirim beras ke sana. Kalau tidak ada gudang, bangun gudang di sana. Insya Allah harganya cuma Rp12.500," kata tokoh yang juga Menteri Pertanian ini saat menghubungi Direktur Utama Bulog dari Semarang, Kamis (6/8/2026).
Amran menegaskan distribusi beras harus menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Alor, termasuk kawasan kepulauan dan pedalaman. Ia mengaku akan memantau langsung pelaksanaan distribusi tersebut agar intervensi pemerintah berdampak terhadap stabilitas harga.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Bapanas mencatat, penyaluran beras SPHP di Kabupaten Alor sepanjang Maret-Juli 2026 telah mencapai 764.070 kilogram. Penyaluran dilakukan melalui Rumah Pangan Kita (RPK) sebanyak 356.470 kilogram, pengecer pasar rakyat 352.150 kilogram, serta Gerakan Pangan Murah (GPM) 55.450 kilogram.
"Merata sampai daerah seluruh pulau. Nanti, aku pantau," ujar Amran.
Intervensi pemerintah di Alor juga diperkuat melalui program bantuan pangan. Hingga 31 Juli 2026, bantuan pangan beras yang telah disalurkan di kabupaten tersebut mencapai 746 ribu kilogram, sehingga total Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang digelontorkan ke masyarakat Alor mencapai sekitar 1,5 juta kilogram, gabungan dari penyaluran SPHP dan bantuan pangan beras.