Amran Perintahkan Bulog Segera Kirim Beras SPHP ke Alor Untuk Netralisir Harga

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memerintahkan Perum Bulog segera mengirimkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Instruksi itu dikeluarkan setelah Amran menerima laporan tingginya harga beras di wilayah kepulauan tersebut saat berdialog dengan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang.

Amran meminta Bulog bergerak cepat menggelontorkan beras SPHP dan bantuan pangan beras agar masyarakat Alor segera memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ia juga menginstruksikan Bulog menyiapkan gudang apabila fasilitas penyimpanan di daerah itu belum tersedia.

Baca Juga
  • Perdoski Bahas Tantangan Penyakit Kulit dan HIV/AIDS dalam PIT XXI 2026 di Yogyakarta
  • Tom Holland Tertangkap Kamera Pakai Cincin Nikah Saat Jalan Bareng Zendaya
  • Dirut Lokta Karya Perbakin: 995 Senjata untuk Ekskul Menembak, Batal karena Jenderal Suryo Meninggal

"Hari ini kirim beras ke sana. Kalau tidak ada gudang, bangun gudang di sana. Insya Allah harganya cuma Rp12.500," kata tokoh yang juga Menteri Pertanian ini saat menghubungi Direktur Utama Bulog dari Semarang, Kamis (6/8/2026).

Amran menegaskan distribusi beras harus menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Alor, termasuk kawasan kepulauan dan pedalaman. Ia mengaku akan memantau langsung pelaksanaan distribusi tersebut agar intervensi pemerintah berdampak terhadap stabilitas harga.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Bapanas mencatat, penyaluran beras SPHP di Kabupaten Alor sepanjang Maret-Juli 2026 telah mencapai 764.070 kilogram. Penyaluran dilakukan melalui Rumah Pangan Kita (RPK) sebanyak 356.470 kilogram, pengecer pasar rakyat 352.150 kilogram, serta Gerakan Pangan Murah (GPM) 55.450 kilogram.

"Merata sampai daerah seluruh pulau. Nanti, aku pantau," ujar Amran.

Intervensi pemerintah di Alor juga diperkuat melalui program bantuan pangan. Hingga 31 Juli 2026, bantuan pangan beras yang telah disalurkan di kabupaten tersebut mencapai 746 ribu kilogram, sehingga total Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang digelontorkan ke masyarakat Alor mencapai sekitar 1,5 juta kilogram, gabungan dari penyaluran SPHP dan bantuan pangan beras.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhub Coba Jajaki Investasi Rusia dan China untuk Kereta Trans-Kalimantan
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BPS Sebut 30 Persen Pengeluaran Haji 2026 Merupakan Konsumsi Domestik
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Hakim MK Saldi Isra: Daerah Berteriak, Perubahan Transfer Ancam Anggaran PPPK
• 4 jam lalukompas.com
thumb
BRIN Kembangkan Semikonduktor agar Indonesia Tak Bergantung pada Chip Asing
• 7 jam laludisway.id
thumb
Krisis Kebakaran Hutan Global Memburuk : Titik Api Bergeser ke Eropa Timur, Amerika Utara Terus Terbakar
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.