IdeaFest SUB 2026 sebagai festival industri krearif terbesar, kembali hadir lagi tahun ini dengan menghadirkan ratusan pembicara, untuk mendorong kolaborasi nyata di lintas industri.
Olivia Febrina Festival Director IdeaFest SUB 2026 menerangkan, tahun ini festival industri kreatif itu hadir dengan skala lebih besar, dan membawa beragam program inovatif untuk mendukung kemajuan ekosistem kreatif di Jawa Timur (Jatim).
“Kalau tahun sebelumnya, format kami cenderung satu arah. Tahun ini, kami lebih interaktif lagi dengan menghadirkan IdeaFest X,” kata Oliv dalam konferensi pers, Jumat (7/8/2026).
Saskia Tessy dan Olivia Febrina Festival Director IdeaFest SUB 2026 saat wawancara dengan awak media, Jumat (7/8/2026). Foto: Akira suarasurabaya.netMenurutnya, IdeaFest X memungkinkan para peserta tidak hanya mendengarkan paparan speaker, tapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan kegiatan interaktif dua arah.
Sementara itu, Saskia Tessy yang juga Festival Director IdeaFest SUB 2026 mengungkapkan bahwa tahun ini IdeaFest SUB 2026 dibuka dengan kegiatan pilates yang dapat diikuti peserta, hingga pembahasan mengenai mental health dan mindfulness.
“Jadi lewat pembukaan ini kami juga mengajak peserta untuk menjadikan kesehatan fisik dan mental sebagai pondasi penting bagi para pelaku kreatif,” tambahnya.
IdeaFest SUB 2026 juga menghadirkan Founders Arena, hasil kolaborasi dengan Diplomat Success Challenge (DSC), yang akan menjadi wahana belajar bagi peserta untuk mencoba, menguji ide bisnis dan berinteraksi langsung dengan para pelaku industri.
Adapun IdeaFest SUB 2026 menghadirkan kurang lebih 200-an pembicara dari berbagai bidang, yang dibagi menjadi 100 sesi di delapan ruangan berbeda.
“Tahun ini, kapasitas acara diperluas secara signifikan. Jika pada gelaran sebelumnya hanya menggunakan lima ruangan dengan sekitar 50 sesi, tahun ini kami gunakan delapan ruangan yang menyiapkan lebih dari 100 sesi serta menghadirkan sekitar 200 pembicara dari berbagai bidang,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, IdeaFest SUB 2026 berharap dapat memicu munculnya kolaborasi organik lintas industri seperti kolaborasi antara brand lokal, agensi kreatif, hingga dunia perhotelan, seperti yang telah dicapai pada gelaran sebelumnya.
“Karena secara keseluruhan, IdeaFest SUB 2026 tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu, tapi juga menjadi sebuah ekosistem nyata tempat terciptanya ide, jaringan bisnis baru, dan tren masa depan bagi kemajuan industri kreatif di Surabaya dan sekitarnya,” tutupnya.(kir/bil/ipg)




