Bangkok: Penembakan terjadi di Sekolah Debsirin Nonthaburi di Distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi, Thailand.
“Tim tanggap darurat mengonfirmasi bahwa jumlah korban lebih tinggi daripada laporan awal,” sebagaimana dilaporkan oleh Thai Enquirer, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat 7 Agustus 2026.
Tim tanggap darurat menyatakan terduga pelaku penembakan tewas setelah serangan di Sekolah Debsirin Nonthaburi, sementara polisi menyelidiki motifnya.
“Siswa yang diduga sebagai pelaku penembakan di sebuah sekolah di Provinsi Nonthaburi, Thailand, tewas setelah menewaskan dua orang dan melukai hingga 20 orang lainnya,” sebut laporan Thai Enquirer.
Yayasan Poh Teck Tung, sebuah organisasi penyelamatan yang berbasis di Bangkok, menyatakan bahwa ambulans sedang membawa siswa yang terluka ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Yayasan tersebut juga mengimbau para pengendara di sekitar lokasi untuk mengosongkan jalan dan memberikan akses tanpa hambatan bagi kendaraan darurat menuju dan meninggalkan sekolah.
Polisi mengidentifikasi terduga pelaku penembakan sebagai siswa di sekolah tersebut. Pihak berwenang terus mengamankan lokasi kejadian sementara penyelidikan mengenai kronologi dan motif di balik penembakan itu sedang berlangsung.
Para guru mengevakuasi siswa dan staf dari lingkungan sekolah saat penembakan terjadi, memindahkan mereka menjauh dari area yang terdampak.
“Pihak berwenang dilaporkan menemukan puluhan butir amunisi di dalam tas milik terduga pelaku penembakan,” menurut laporan Thai Enquirer.
Petugas darurat sempat berupaya melakukan tindakan penyelamatan nyawa terhadap siswa tersebut, namun ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Polisi mengamankan sekolah setelah serangan terjadi dan memulai penyelidikan mengenai kronologi serta kemungkinan motif di balik penembakan tersebut.
Provinsi Nonthaburi terletak tepat di sebelah barat laut ibu kota Thailand, Bangkok, dan merupakan bagian dari wilayah metropolitan Bangkok yang lebih luas.




