Logo HUT ke-270 Kota Yogyakarta Diluncurkan, Kerja Bakti Digelar di 270 Titik

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta dengan meluncurkan logo bertema “Otentik Konkrit (OK)” di depan pintu utama Pasar Beringharjo, Jumat (7/8).

Peluncuran tersebut disertai kerja bakti serentak di 270 titik yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN), sekolah, pasar, kawasan sungai, hingga masyarakat.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan rangkaian HUT sengaja dimulai sejak 7 Agustus atau dua bulan sebelum puncak peringatan pada 7 Oktober 2026. Menurutnya, rangkaian kegiatan yang berlangsung lebih awal diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kita launching mulai tanggal 7 Agustus supaya kegiatan ini lebih berdampak dan berdaya ungkit terhadap ekonomi masyarakat,” kata Hasto.

Ia menjelaskan tema “Otentik Konkrit” dipilih untuk mengangkat budaya, seni, tradisi, dan warisan Kota Yogyakarta agar diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hal-hal yang autentik mungkin berbau budaya, berbau seni, tradisi, heritage, dan hal-hal yang khas Jogja ini betul-betul bisa kita transformasikan menjadi kenyataan dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan kata lain harus konkret dan bisa dirasakan,” ujarnya.

Sebagai pembuka rangkaian HUT, Pemkot juga menggelar kerja bakti massal di 270 titik. Hasto mengatakan kegiatan tersebut merupakan penguatan dari program rutin setiap Jumat yang selama ini melibatkan sekitar 4.500 ASN di 150 titik.

“Kita mengadakan kerja bakti massal di 270 titik. Itu penebalan dari kerja bakti yang rutin. Setiap Jumat kami sudah mengerahkan 4.500 ASN di 150 titik. Kemudian diintegrasikan dengan Hari Jadi 270, akhirnya lebih meriah lagi,” katanya.

Selain melibatkan ASN, kerja bakti juga diikuti sekolah, pasar, komunitas, serta masyarakat di berbagai wilayah Kota Yogyakarta.

Selama dua bulan ke depan, Pemkot Yogyakarta juga menyiapkan berbagai agenda budaya dan seni sebagai bagian dari peringatan HUT ke-270. Hasto berharap seluruh kegiatan tersebut mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat.

“Banyak event yang akan digelar selama dua bulan. Ada event-event yang berbau budaya dan seni yang kemudian kita pentaskan. Budaya-seni yang dipentaskan itu harus punya multiplier effect kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot akan menghidupkan kembali aktivitas di Kali Code, Kali Winongo, dan Kali Gajahwong melalui pengembangan wisata sungai sebagai bagian dari implementasi tema “Otentik Konkrit”.

“Sebetulnya aslinya orang Jogja itu dulu menggunakan Kali Code, Kali Winongo, Kali Gajahwong sebagai bagian dari aktivitas kehidupannya. Nah, kita ingin mengembalikan itu yang autentik, dan kemudian konkret nyata ya kita harus turun ke sana,” kata Hasto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Ketua DPRD Ponorogo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Prabowo Panggil Pimpinan BRIN, Bahas Riset Untuk Program Prioritas
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sri Mulyani Kembali Duduki Jabatan di Bank Dunia, Kini Pimpin Pendanaan Negara Termiskin Dunia
• 19 jam lalunarasi.tv
thumb
Tol Sawangan-Bojonggede Dilanjutkan, Exit Tol Cipayung Depok Akan Dibangun
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Ketum TP PKK Ajak Pelajar Biak Kenali Potensi Bahari untuk Cintai Tanah Air
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.