KSAL: Progres Pembangunan Kapal Selam Scorpene 20,5 Persen

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PAL Indonesia mulai membangun kapal selam Scorpene untuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Hal itu ditandai seremoni first steel cutting di Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (7/8/2026), dengan target penyelesaian selama 96 bulan atau sekitar delapan tahun.

"Alhamdulillah berjalan lancar dan pembangunan kapal selam ini akan berlangsung selama 96 bulan, kurang lebih delapan tahun," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali didampingi Sekjen Kemenhan Letjen Tri Budi Utomo.

Baca Juga
  • Kemenhan Teken Kontrak 12 Pesawat M-346 F Block 20 untuk TNI AU
  • Korsel Tuntaskan Pengiriman Enam Jet Latih T-50I ke TNI AU
  • Daftar 4 Tol yang Bisa Diubah Jadi Landasan Pesawat TNI AU

Ali mengatakan, first steel cutting dilakukan sekitar 12 bulan setelah kontrak pembangunan kapal selam tersebut efektif. Saat ini, sambung dia, progres pembangunan kapal selam Scorpene telah mencapai sekitar 20,5 persen.

Ali berharap, pembangunan kapal selam Scorpene dapat selesai sesuai jadwal sehingga proses penyerahan kepada TNI AL juga berlangsung tepat waktu. "Kami berharap ini bisa terbangun dengan tepat waktu. Jadi, delivery time-nya bisa tepat waktu," ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ali menegaskan, pembangunan kapal selam Scorpene melibatkan putra-putri terbaik Indonesia dengan dukungan dan pendampingan dari Naval Group. Menurut dia, kapal selam yang dibangun di Indonesia merupakan generasi terbaru Scorpene.

"Scorpene yang kita bangun ini lebih maju dibandingkan dengan Scorpene-Scorpene sebelumnya yang dibangun di beberapa negara. Ini yang terakhir, keluaran terakhir," kata mantan Pangkogabwilhan I tersebut.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Wanita di Pekanbaru Pacu Motor Sambil Freestyle, Berakhir Ditilang Polisi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Raka Raki 2026 Sapa Pengunjung Mall di Gresik, Promosikan Pariwisata dengan Cara Kreatif
• 16 jam laluberitajatim.com
thumb
Polisi Pastikan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel Tak Terkait Kegiatan Ekskul
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Sedih Indonesia Tak Lolos Pildun: Jangan Cari Kambing Hitam, Introspeksi
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
IDI: Komentar Nirempati Dokter ke Pasien BPJS Langgar Etika Profesi
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.