Istana Ungkap Hasil Pertemuan Prabowo dengan BRIN: Konsolidasi-Menajamkan Riset

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap hasil pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan jajaran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kemarin, Kamis (6/8).

Pras mengatakan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo sejak awal menerima amanah sebagai kepala negara. Karena itu, Presiden memberikan perhatian terhadap lembaga-lembaga yang memiliki tugas melakukan penelitian dan pengembangan.

"Sejak awal beliau sangat concern terhadap beberapa lembaga-lembaga yang kita miliki yang memang bertugas di dalam melakukan riset-riset," kata Pras kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8).

Menurutnya, pertemuan dengan BRIN menjadi milestone setelah hampir satu tahun BRIN dipimpin Prof. Arif Satria. Konsolidasi riset dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait untuk mempertajam hasil penelitian agar memberikan dampak nyata.

"Tujuannya hanya satu, yaitu mengonsolidasikan dan menajamkan riset kita dengan tujuan untuk menghasilkan riset-riset yang langsung berdampak dan bisa menyelesaikan problem-problem yang dihadapi bangsa kita," ujarnya.

Pras mengatakan perhatian Presiden terhadap riset juga diwujudkan melalui penambahan anggaran penelitian sekitar setahun lalu. Menurutnya, hasil dari kebijakan tersebut mulai terlihat melalui sejumlah penelitian yang dipaparkan kepada Presiden.

Di bidang pangan, misalnya, BRIN memaparkan penelitian terkait pengembangan benih padi serta bawang dengan hasil panen per ton yang disebut jauh di atas rata-rata.

Kemudian terdapat penelitian di bidang kesehatan, termasuk pengembangan obat-obatan murah dan vaksin. BRIN juga memaparkan riset mengenai desalinasi dan pengolahan air, mulai dari air sungai, air limbah, hingga air keruh agar dapat diolah menjadi air yang bisa dikonsumsi.

"Karena salah satu syarat utama dan kebutuhan dasar kita adalah masalah air, termasuk bagaimana menemukan sumber-sumber air bersih baru," kata Pras.

Selain itu, terdapat sejumlah inovasi yang memanfaatkan limbah sebagai bahan baku produk. Di antaranya genteng berbahan sabut kelapa dan sepatu berbahan limbah sawit.

"Ini kan tentunya adalah produk-produk atau hasil-hasil penelitian yang memang kita harapkan ini mampu mengatasi masalah-masalah yang kita hadapi," ujarnya.

BRIN juga memaparkan inovasi pengelolaan sampah berbasis rumah tangga yang diklaim dapat dilakukan dengan biaya relatif murah.

Pras mengatakan, Presiden telah memberikan sejumlah arahan agar hasil-hasil penelitian tersebut segera ditindaklanjuti. Salah satunya dengan menghitung nilai keekonomian dan kemampuan produksi dari setiap inovasi.

"Karena tentunya kalau kita bicara penelitian, pada ujungnya harus ada kemampuan untuk memproduksi dalam jumlah yang cukup besar karena memang yang kita perlukan jumlahnya yang memang cukup banyak," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Jambi Tangkap Briptu MD & Bripda Y Terkait Penipuan Rekrutmen Bintara
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Jajal Inovasi BRIN di Istana, Injak Genteng Biomassa hingga Cicipi Air Olahan
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Kenang Pesan BJ Habibie: 1 Persen Orang Pintar Indonesia Hampir 3 Juta Orang
• 11 jam laludisway.id
thumb
Socrates: Kejeniusan Kreatif Bergantung pada Inspirasi Ilahi—Lalu, Apa yang Menentukan Datangnya Inspirasi Ilahi?
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
KPK Sebut Terima Permohonan Kejaksaan Agung Periksa Febrie Adriansyah
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.