Wamendagri Ribka Apresiasi Peran Pemkab Jayapura Tangani Korban MBG

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengapresiasi peran aktif masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dalam membantu menangani para korban dugaan keracunan massal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, penanganan terhadap para korban telah dilakukan dengan baik dan cepat.

“Jadi begitu pas kejadian mereka langsung antar ke rumah sakit. Ditangani oleh Puskesmas dan pemerintah daerah. Jadi kami lihat pemerintah daerah juga bekerja sudah cukup maksimal dan sangat cepat penanganannya,” ujar Ribka kepada awak media di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura usai meninjau penanganan siswa korban dugaan keracunan program MBG bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Jumat (7/8/2026).

Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, Ribka menilai para pasien telah mendapatkan penanganan yang baik. Bahkan, sebagian besar pasien telah sembuh dan diperkenankan kembali ke rumah masing-masing. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak.

“Artinya bahwa teamwork atau kebersamaan koordinasi kerja pemerintah daerah baik pemerintah daerah sendiri, kemudian TNI dan Polri sudah sangat membantu, termasuk dari gereja kemudian dari tokoh-tokoh masyarakat. Jadi semuanya sudah teratasi dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ribka memastikan bahwa dari sisi teknis pelaksanaan, program MBG akan terus diperbaiki, termasuk pada aspek pengolahan makanan di dapur. Pemerintah juga akan memperkuat fungsi pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk jajaran pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat, untuk ikut meningkatkan pengawasan, khususnya terhadap proses pengolahan makanan agar tetap higienis.

Ribka menegaskan, program MBG merupakan program yang baik dan mulia karena bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di masa depan. Program tersebut juga sangat dinantikan oleh para siswa, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

“Masyarakat juga sudah menyampaikan bahwa ya memang mereka sangat membutuhkan. Jadi kita lihat contoh, anak-anak bawa pulang kasih orang tua makan. Artinya bahwa di bawah ini masih membutuhkan,” sambung Ribka.

Senada dengan itu, Wakil Kepala BGN Trenggono menilai fungsi pengawasan terhadap program prioritas Presiden tersebut memerlukan peran aktif Pemda. Ia juga mempersilakan semua pihak untuk terus menyampaikan masukan yang konstruktif agar tata kelola program tersebut semakin baik.

“Jadi kita semua sangat berharap program ini memang sangat dibutuhkan oleh anak bangsa kita … semua masyarakat menyampaikan memang MBG ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya siswa-siswa anak bangsa kita,” tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eddy Soeparno Dorong Transformasi BUMN Berorientasi pada Keadilan Sosial dan Keberlanjutan
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Di Balik Sosok Perannya, Febby Rastanty Ungkap Luka Masa Kecil yang Kelam
• 7 jam laluintipseleb.com
thumb
Bantah Sengaja Perpanjang Proses Hukum, Roy Suryo: "Siapa yang Mau Main Panjang? Bukan Kami"
• 22 jam lalucumicumi.com
thumb
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 8 Agustus 2026: Sagitarius Panen Dana Ekstra
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Sambut HUT RI, Khofifah Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Ojol dan Buruh
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.