Soal Dinamika Pelaksaan Kongres XIII di Lombok Utara, Hikmahbudhi Jaksel Minta Perkuat Konsolidasi dan Pererat Persaudaraan

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PC Hikmahbudhi) Jakarta Selatan menyampaikan keprihatinan atas dinamika yang berkembang setelah pelaksanaan Kongres XIII Hikmahbudhi di Lombok Utara. 

Kongres merupakan forum tertinggi organisasi yang semestinya menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi serta mempererat persaudaraan antarkader. Namun, dinamika pascakongres yang diwarnai berbagai pernyataan di ruang publik dinilai perlu disikapi secara bijaksana agar tidak memperuncing perbedaan pandangan di internal organisasi.

Ketua Cabang PC Hikmahbudhi Jakarta Selatan, Puput Adi Tiya, menyampaikan keprihatinannya terhadap kegaduhan yang berkembang, terutama di media sosial. 

"Saya prihatin dengan kegaduhan di media sosial. Seharusnya Kongres bisa menjadi forum untuk membangun kembali persatuan. Akan tetapi, setelah Kongres selesai justru muncul berbagai narasi dan tuduhan yang beredar di ruang publik sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta mengganggu upaya menjaga persatuan dan keutuhan organisasi," kata Puput, kepada wartawan, Jumat (7/8).

Sementara itu, Sekjend PC Hikmahbudhi Jakarta Selatan, Desvian Dharma Putra secara tegas mendorong persatuan dan mengimbau seluruh pihak untuk menghormati amanah hasil Kongres. 

Sekjend Desvian menekankan pentingnya kedewasaan berorganisasi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

"Kami sangat menyayangkan kegaduhan ini terjadi. Berakhirnya kongres seharusnya menjadi awal untuk mempersatukan kembali organisasi, bukan malah memicu perpecahan. Pihak yang menang maupun yang kalah semestinya saling menerima dengan lapang dada. Perlunya menghormati amanah hasil Kongres sesuai dengan AD/ART dan ketentuan organisasi yang berlaku."

"Hasil Kongres adalah proses demokrasi yang sah, sehingga seluruh kader baik yang mendukung maupun berbeda pilihan diharapkan bersikap dewasa, berbesar hati, dan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Jika masih ada perbedaan pandangan, selesaikanlah melalui mekanisme internal organisasi, bukan dengan saling menyalahkan atau melontarkan tuduhan di ruang publik," jelas Desvian.

PC Hikmahbudhi Jakarta Selatan mengajak seluruh PC Hikmahbudhi se-Indonesia untuk menahan diri dan tidak menyebarkan tuduhan maupun informasi yang belum disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia berharap seluruh kader dapat menjadikan Kongres XIII sebagai titik awal memperkuat organisasi, bukan memperpanjang perbedaan yang muncul selama proses demokrasi berlangsung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
7 Kebiasaan sehari-hari yang bisa membantu turunkan berat badan
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Video: RUU Larangan Kapal AS dan Israel Lewat Hormuz - IHSG Lanjut Reli
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
3 Hal yang Dipersoalkan Roy Suryo dalam Praperadilan Keempat Melawan Polda Metro Jaya
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Perpustakaan Digital Offline PusGita Dorong Pemerataan Akses Pendidikan di Daerah Terpencil Sulawesi Selatan
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji ASN Dinilai Berpotensi Ganggu Pelayanan Publik
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.