JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 995 airsoft gun yang ditemukan di gudang sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ternyata diimpor dari luar negeri pada 2008.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan fakta itu ditemukan berdasarkan dokumen yang ditemukan saat pendalaman oleh kepolisian.
“Jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan, ini ditemukan terkait surat impor,” kata Budi saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/8/2026).
Baca juga: Usai Kasus Lansia Ditabrak, DPRD DKI Desak Pembenahan Sopir JakLingko
Surat impor tersebut teregistrasi dengan nomor RSI 5483/12/2008. Namun, Budi belum menyebutkan negara asal pengiriman ratusan airsoft gun tersebut.
Terkait penempatan airsoft gun di sekolah, Budi mengatakan, hal itu berkaitan dengan IWD yang pernah menjabat sebagai ketua yayasan setelah memenangkan gugatan perdata pada 2011.
“Saudara IWD dulu merupakan pengurus dari suatu yayasan sehingga mungkin melihat menempatkan barang-barang tadi dalam satu gudang,” jelas Budi.
Pada April 2026, IWD dipecat sebagai ketua yayasan karena diduga melakukan penggelapan dana yayasan.
Pihak yayasan yang kini mengelola sekolah pun meminta IWD untuk mengambil seluruh barang miliknya, termasuk airsoft gun tersebut.
“Yang bersangkutan sudah tidak menjadi pengurus kembali di dalam suatu yayasan dan pihak pengelola yayasan yang baru meminta untuk seluruh barang dipindahkan ataupun dikeluarkan,” jelas Budi.
Baca juga: Garam Kasar Kerap Tak Laku, Botol Bekas Jadi Penopang Hidup Budi
Namun, saat itu IWD sudah tidak diperbolehkan masuk ke lingkungan sekolah.
Setelah itu, yayasan sekolah membuka sebuah ruangan. Ketika ruangan tersebut diperiksa, terdapat 995 airsoft gun di dalamnya.
Sementara itu, polisi masih mendalami lebih lanjut penemuan ratusan airsoft gun tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan, saat mendampingi pembukaan pintu ruangan tempat penyimpanan barang tersebut, polisi telah lebih dulu membuat laporan polisi model A untuk kepentingan penyelidikan.
“Polres Jakarta Selatan telah membuat Laporan Polisi model A yang dibuat sesaat setelah ditemukanya kejadian dimaksud. Terhadap perkara saat ini pada tahab penyelidikan,” kata Joko dikonfirmasi lewat pesan singkat, Kamis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




