Purbaya Minta LPDP Biayai Riset Laut Timor untuk Percepat Pemulihan Dampak Tumpahan Minyak Montara

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membiayai riset lingkungan di Laut Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekosistem laut yang terdampak tumpahan minyak Montara sejak 2009.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan kunjungan kerja ke Tablolong, Kupang, NTT, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Kementerian Keuangan mengerahkan seluruh potensi Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan untuk mempercepat pemulihan ekosistem laut sekaligus membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang menjadi korban tumpahan minyak Montara.

LPDP Diminta Danai Riset Tepat Guna

Purbaya meminta LPDP mendanai riset mengenai kondisi ekosistem laut di wilayah terdampak sebagai dasar ilmiah dalam merumuskan kebijakan pemulihan lingkungan secara komprehensif.

Hasil riset tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

"Nanti kita bikin riset di sini, bagaimana menghidupkan lagi (ekosistem ikan) di sini. LPDP, ya. Yang begini yang pas itu risetnya tepat guna, tepat sasaran," ungkap Purbaya.

Menurut Purbaya, hasil riset nantinya akan dimanfaatkan pemerintah sebagai dasar pertimbangan dalam mengajukan tuntutan ganti rugi pemulihan lingkungan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tumpahan minyak tersebut.

Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi Harus Berjalan Bersama

Purbaya mengatakan dampak tumpahan minyak Montara tidak hanya terbatas pada pencemaran lingkungan.

Ia menjelaskan nelayan mengalami penurunan hasil tangkapan akibat terganggunya kondisi ekosistem laut.

Aktivitas budidaya rumput laut juga terdampak sehingga mengganggu mata pencaharian masyarakat pesisir.

Pelaku usaha kecil yang bergantung pada sektor kelautan turut mengalami penurunan pendapatan.

Menurut Purbaya, penyelesaian persoalan Montara harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengintegrasikan pemulihan lingkungan, pemulihan ekonomi masyarakat terdampak, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat.

Melalui kunjungan tersebut, pemerintah ingin menyerap aspirasi masyarakat secara langsung serta memastikan berbagai persoalan memperoleh perhatian dan tindak lanjut yang terkoordinasi.

Pemerintah berharap langkah pemulihan lingkungan dapat berjalan secara berkesinambungan, penyelesaian hak-hak masyarakat terdampak terlaksana dengan baik, aktivitas ekonomi di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur semakin kuat, serta kesejahteraan masyarakat yang terdampak musibah Montara meningkat secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shio yang Masa Mudanya Penuh Perjuangan, Tapi Bakal Kaya dan Berjaya di Usia 50 Tahun
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 7 Agustus 2026, Datang ke Lokasi Berikut!
• 15 jam laludisway.id
thumb
Kejagung Jemput Febrie Adriansyah di Rutan KPK
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Perawat RSUD Cicalengka Dinonaktifkan usai Cibir Pasien BPJS
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Arya Saloka Hadapi Teror Gaib dan Ujian Keimanan di Film Horor Terbarunya
• 11 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.