Prabowo Siap Turun Tangan Jika Pemda Tak Mampu Atasi Tuntutan Rakyat

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah pusat tidak akan tinggal diam jika pemerintah daerah (Pemda) tidak mampu mengatasi persoalan dan aspirasi masyarakat. Prabowo bahkan menyatakan tidak segan turun tangan langsung untuk memenuhi tuntutan rakyat di daerah.

“Kalau gubernur, kalau bupati, kalau camat, kalau kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan, Presiden turun tangan,” kata Prabowo dikutip dari tayangan Headline News Metro TV

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam acara peluncuran buku “10 Karya untuk Negeri” sekaligus perayaan HUT ke-50 Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jumat 7 Agustus 2026. 

Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tuntutan masyarakat dapat dipenuhi.

“Kita memenuhi apa yang diteriakin oleh rakyat,” lanjutnya.

Prabowo menilai pemerintah desa sebenarnya memiliki anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Ia mencontohkan dana desa yang telah diberikan pemerintah selama 10 tahun dengan besaran sekitar Rp1 miliar untuk setiap desa setiap tahun.

“Dan dana desa sudah kita berikan, sudah berjalan 10 tahun. Rp1 miliar satu desa, satu tahun,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, anggaran tersebut semestinya dapat digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, termasuk jembatan di desa.

Baca Juga :

Prabowo Resmikan Peluncuran 10 Buku Karya Bahlil Lahadalia

“Jembatan di desa harganya mungkin Rp400 juta. Rata-rata Rp700 juta, Rp800 juta. Yang besar mungkin Rp2 M, Rp3 M,” katanya.

Prabowo menilai dengan dukungan anggaran tersebut, pemerintah desa seharusnya dapat memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar di wilayahnya.

“Sesungguhnya semua desa, semua pimpinan desa bisa memenuhi jembatan-jembatan itu,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah untuk tidak sibuk mencari kesalahan atau mempersoalkan kondisi masa lalu. Ia menekankan pentingnya penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Tapi oke. Kita tidak mengeluh, tidak cari kambing hitam, tidak mempersoalkan masa lalu, selesaikan hari ini,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan sejumlah capaian pemerintah dalam melakukan perbaikan fasilitas publik, salah satunya perbaikan sekolah.

“Jadi saya kira sangat banyak hasil yang kita lakukan, perbaikan yang kita lakukan, puluhan ribu sekolah sudah kita perbaiki,” ujar Prabowo.

Prabowo menyebut jumlah sekolah yang diperbaiki diperkirakan terus bertambah hingga akhir tahun.

“Akhir tahun ini mungkin lebih 70 ribu,” katanya.

Pemerintah juga menargetkan perbaikan sekolah terus dilanjutkan hingga mencapai 100 ribu sekolah.

“Tahun depan target kita 100 ribu dan kita akan selesaikan dalam 3 tahun yang akan datang,” tegas Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Dengar Dua Kali Ledakan Sebelum Gedung Bapenda DKI Kebakaran
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Polda Jabar Ungkap 195 Kasus Narkoba dan Musnahkan 25 Ribu Botol Miras
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Said Abdullah: Soekarno Cup, Membangun Pesepak Bola Berkarakter
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Kasus Siswa SMP Pemalang, Anggota DPR: Negara Tak Boleh Lagi Toleransi Kekerasan di Sekolah
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Polisi Tangkap 2 Pembunuh Bos Konter yang Ditemukan Tewas di Bagasi Mobil
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.