Warga Dengar Dua Kali Ledakan Sebelum Gedung Bapenda DKI Kebakaran

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pegawai SPBU di Jalan Abdul Muis yang berada tepat di samping Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta mengaku mendengar dua kali suara ledakan keras sesaat sebelum kobaran api membesar dan melalap bagian atas gedung pada Jumat (7/8/2026) malam.

Pegawai SPBU bernama Faris (27) mengatakan, saat kejadian SPBU masih beroperasi normal karena melayani pelanggan selama 24 jam. Ia bersama rekan-rekannya berada di dalam area SPBU seketika tiba-tiba terdengar suara ledakan sekitar pukul 21.30 WIB.

Advertisement

BACA JUGA: Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Api Masih Berkobar

“Ini tadi SPBU buka, kita kan 24 jam, enggak tutup. Kita lagi pada di dalam, terus ada suara ledakan besar. Kejadian kurang lebih jam 21.30 WIB lah,” kata Faris di lokasi.

Awalnya, Faris mengira ledakan berasal dari sekitar SPBU. Namun, setelah melihat ke arah gedung, ia mendapati kobaran api sudah membesar di lantai atas.

“Panik kita kirain di depan dari SPBU, ternyata kok dari atas banyak yang berjatuhan, setelah itu bunyi meledak lagi. Pas saya liat di atas itu udah nyala gede,” ujar Faris.

Faris bilang, mendengar dua kali ledakan dengan suara cukup keras sebelum api semakin membesar. “Iya ada dua kali ledakan yang gede, itu yang saya denger ya,” ucap dia.

Menyadari besarnya kobaran api, saat itu juga seluruh pegawai SPBU langsung menghentikan aktivitas operasional. Mereka mematikan aliran listrik dan mengevakuasi diri sebagai langkah antisipasi apabila api maupun material bangunan menjalar ke area SPBU.

“Yaudah langsung pada teriak keluar, keluar, keluar. Bubar, matiin semua listriknya. Karena kita takut ada yang jatuh ke sini terus kena ke SPBU,” kata Faris.

Keterangan serupa disampaikan warga sekitar, Yusuf (42). Ia juga mengaku mendengar suara ledakan sebelum melihat kobaran api membakar gedung.

“Ada, ada saya denger suara ledakan terus keluar udah nyala. Tapi awalnya cuma di belakangnya doang,” kata Yusuf.

Menurutnya, api kemudian dengan cepat merambat ke sisi-sisi bangunan. Ia menduga hembusan angin mempercepat penyebaran kobaran api.

“Eh terus lama-lama merembet dia, kayaknya angin kenceng. Jadi dia ke samping-samping juga kebakar,” ujarnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perang UEFA Vs FIFA Memanas, 5 Turnamen Terancam Diboikot Negara Eropa
• 22 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Stadion Sudiang Sulsel Capai Progres 18 Persen, Rampung Sesuai Target pada 2027
• 11 jam lalueranasional.com
thumb
Monitor Kinerja APBN di NTT, Purbaya Tekankan Tanggung Jawab Jaga Kredibilitas Penyaluran Anggaran
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Pemerintah perluas akses pasar jenama lokal ke pasar internasional
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Yassierli Usulkan Dosen Jalani Magang Industri Lewat Program Sabbatical Leave untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.