Menhaj Sebut Indeks Kepuasaan Layanan Capai 83 Persen Bukti Transformasi Haji Mulai Dirasakan Jamaah

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menyebut capaian Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026 sebesar 83,28 persen dengan kategori memuaskan

Menhaj Sebut Indeks Kepuasaan Layanan Capai 83 Persen Bukti Transformasi Haji Mulai Dirasakan Jamaah (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel  — Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menyebut capaian Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026 sebesar 83,28 persen dengan kategori memuaskan menjadi bukti bahwa transformasi layanan haji mulai dirasakan oleh jamaah. 

Menurutnya, jika selama ini peningkatan kualitas penyelenggaraan haji lebih banyak dinilai secara kualitatif, kini perbaikan tersebut didukung oleh data kuantitatif melalui hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga:
Wall Street Berakhir di Rekor Tertinggi, Didorong Laporan Penurunan Jumlah Lapangan Kerja

"Alhamdulillah pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Presiden atas terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah. Selama ini banyak yang menilai penyelenggaraan haji semakin baik berdasarkan pengamatan di lapangan. Hari ini penilaian itu diperkuat oleh data kuantitatif melalui indeks kepuasan yang disusun BPS," kata Menteri Haji dikutip Sabtu (8/8/2026).

Menhaj mengatakan capaian tersebut menjadi lebih bermakna karena diraih pada tahun pertama operasional Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru.

Baca Juga:
BPKH dan Muamalat Perluas Layanan Digital dan Dorong Pertumbuhan Bisnis Syariah

Dalam masa transisi sekitar tiga hingga empat bulan, Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji dengan melibatkan sekitar 7.000 aparatur di seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah kami mampu memberikan layanan sebaik-baiknya kepada jemaah. Ini adalah buah dari doa dan kerja keras seluruh jajaran," ujarnya.

Baca Juga:
Kolaborasi dengan Danantara, BTN (BBTN) Perkuat Ekosistem Hunian Berkelanjutan

Menhaj menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur Kemenhaj, Petugas Haji, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Meski demikian, Menhaj menegaskan hasil survei tersebut bukan menjadi akhir dari upaya perbaikan layanan. Evaluasi tetap dilakukan, terutama pada layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta penguatan pelaksanaan istithaah kesehatan.

Baca Juga:
WOM Finance (WOMF) Raup Laba Rp96,7 Miliar, Tumbuh 14,1 Persen hingga Juni 2026

"Hasil ini menjadi modal kami untuk terus berbenah. Tantangan kami bukan hanya mempertahankan capaian, tetapi meningkatkannya. Prinsip kami sederhana, hari ini harus lebih baik daripada kemarin," kata Menhaj.

Ia menambahkan, arahan Presiden Prabowo Subianto juga menjadi pijakan dalam pengembangan penyelenggaraan haji ke depan, yakni memastikan manfaat penyelenggaraan ibadah haji semakin dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan penggunaan produk dan bahan konsumsi asal Indonesia dalam rantai pasok haji.

Menhaj juga mengimbau calon jamaah agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi kesehatan, kesiapan fisik dan mental, maupun pemahaman manasik. Menurut dia, kesiapan tersebut menjadi bekal penting agar jamaah dapat menjalankan ibadah secara optimal ketika berada di Tanah Suci.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alat Pemantau Gempa BMKG di Gayo Lues Dicuri
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kasus Mantan Istri Polisi di Medan, Keluarga Pertanyakan Luka dan Asal Senjata Api | KOMPAS SIANG
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Polri Pastikan Periksa Personel Polresta Banda Aceh Transparan
• 17 jam laludetik.com
thumb
Contoh Susunan Acara Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Cocok untuk RT, RW, hingga Desa
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Open Dumping Bantargebang Ditargetkan Berhenti 2029, Sistem Pengelolaan Sampah Modern Disiapkan
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.