JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan 10 kota di Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Sabtu (8/8/2026).
Prakiraan tersebut disampaikan di tengah masih aktifnya dinamika atmosfer yang meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.
Dalam pembaruan prakiraan cuaca yang dirilis Jumat (7/8), BMKG juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi di beberapa daerah.
Hujan yang diprakirakan turun di 10 kota di Indonesia itu umumnya berintensitas ringan.
Meski demikian, masyarakat tetap disarankan memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG 8-9 Agustus 2026: Aceh dan Papua Selatan Kembali Masuk Daftar Waspada Hujan
Daftar 10 Kota Indonesia yang Berpotensi HujanBerikut daftar kota yang berpotensi diguyur hujan ringan:
- Medan
- Pekanbaru
- Bengkulu
- Palembang
- Bandar Lampung
- Tanjung Selor
- Palu
- Mamuju
- Nabire
- Jayawijaya
Selain menyiapkan payung atau jas hujan, masyarakat di daerah rawan bencana hidrometeorologi juga diimbau mengantisipasi kemungkinan genangan, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang apabila hujan disertai angin kencang.
Kota Lain Didominasi Cuaca BerawanDi luar wilayah yang berpotensi hujan, BMKG memprakirakan sebagian besar kota besar di Indonesia mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Besok Sabtu 8 Agustus 2026: Sirkulasi Siklonik Masih Picu Potensi Hujan
Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di:
- Banda Aceh
- Padang
- Tanjung Pinang
- Jambi
- Pangkalpinang
- Serang
- Jakarta
- Bandung
- Semarang
- Yogyakarta
- Palangkaraya
- Banjarmasin
- Samarinda
- Denpasar
- Kupang
- Makassar
- Kendari
- Gorontalo
- Manado
- Ternate
- Ambon
- Sorong
- Jayapura
- Merauke
Sementara itu, udara kabur berpotensi terjadi di Pontianak dan Surabaya. Adapun asap atau kabut diprakirakan muncul di Mataram dan Manokwari.
Pihak BMKG menjelaskan sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudra Hindia barat daya Sumatera Barat masih memengaruhi kondisi atmosfer di Indonesia.
Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Menurut BMKG, kombinasi berbagai dinamika atmosfer tersebut masih mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
Karena itu, masyarakat diimbau terus memantau perkembangan prakiraan cuaca mengingat kondisi atmosfer dapat berubah secara dinamis.
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV, bmkg
- BMKG
- prakiraan cuaca
- cuaca Sabtu 8 Agustus 2026
- hujan
- cuaca Indonesia
- BMKG hari ini





