JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan alat berat untuk menangani tumpukan sampah di RW 03, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Diketahui, volume sampah yang menumpuk di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 140 ton.
Langkah ini diambil untuk memulihkan kebersihan lingkungan serta memastikan akses jalan warga, terutama menuju sekolah, kembali lancar.
Baca juga: Baunya Parah Banget, Khawatir Anak Sakit Orangtua Keluhkan Gunungan Sampah di SDN Kedaung Kali Angke
Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, menyampaikan bahwa pengerahan sumber daya dilakukan secara maksimal agar aktivitas masyarakat sekitar tidak terganggu.
“Yang paling utama adalah memastikan lingkungan segera kembali bersih dan aktivitas warga tidak terganggu. Karena itu, jajaran kami di Jakarta Barat mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat penanganan di lapangan,” ujar Yogi dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).
Yogi menegaskan, percepatan pembersihan di Kedaung Kali Angke dipastikan tidak mengganggu jadwal pengangkutan sampah rutin di wilayah Jakarta Barat lainnya.
“Penanganan di satu lokasi tidak boleh kemudian mengganggu pelayanan warga di tempat lain. Pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan, sementara penanganan di Kedaung Kali Angke diperkuat dengan armada, alat berat, dan personel tambahan,” kata dia.
Yogi juga mengingatkan bahwa aksi cepat di lapangan harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah dari sumbernya.
Hal ini krusial agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Pemerintah tentu hadir ketika ada persoalan yang harus segera ditangani. Namun solusi yang berkelanjutan membutuhkan kerja bersama. Semakin banyak sampah yang dikurangi, dipilah, dan diolah sejak dari sumber, semakin kecil pula potensi penumpukan di lingkungan,” jelasnya.
Baca juga: Sampah Menggunung di Depan SDN Kedaung Kali Angke Jakbar Ganggu Akses Mobil MBG
Secara terpisah, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Aldi Jansen, mengatakan, Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Cengkareng diterjunkan ke lokasi dengan membawa belasan armada angkut dan puluhan personel untuk mempercepat pembersihan.
“Penanganan kami lakukan secara intensif dengan alat berat untuk mempercepat pemuatan, kemudian sampah langsung diangkut menggunakan armada yang telah disiapkan. Target kami, penanganan utama dapat diselesaikan dalam satu hari sehingga akses warga kembali terbuka dan lingkungan dapat segera ditata,” ujar Aldi.
Armada yang dikerahkan mencakup 13 hingga 15 truk pengangkut, satu unit shovel loader, serta 25 personel Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
Seluruh proses pembersihan di lapangan dilakukan secara terkoordinasi agar penanganan berjalan efektif tanpa memicu gangguan tambahan bagi warga sekitar.
Langkah ini sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta yang tengah gencar mendorong pelaksanaan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Pemerintah memperkuat pelayanan dan pengolahan, sementara pemilahan dari rumah tangga menjadi bagian penting agar sistem pilah, angkut, dan olah dapat berjalan semakin baik. Tujuan akhirnya sama, yaitu lingkungan Jakarta yang lebih bersih dan nyaman bagi warga,” kata Aldi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




