HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melalui program individu Hartama Saputra Har, mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan, melaksanakan kegiatan Rabies Aware.
Ini merupakan Edukasi Pencegahan Rabies melalui Kepemilikan Hewan Peliharaan yang Bertanggung Jawab di Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, pada Sabtu (25/7/2026).
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai rabies sebagai penyakit zoonosis yang dapat dicegah melalui vaksinasi hewan, penanganan gigitan yang tepat, serta penerapan kepemilikan hewan peliharaan yang bertanggung jawab.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat Desa Pattimpa yang memelihara anjing sebagai penjaga rumah maupun untuk berburu sehingga diperlukan edukasi mengenai pencegahan rabies.
Kepala Desa Pattimpa mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap edukasi mengenai rabies dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan.
“Kegiatan ini sangat diperlukan di Desa Pattimpa karena banyak masyarakat yang memelihara anjing. Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya vaksinasi rabies, cara menangani kasus gigitan, serta memelihara hewan secara bertanggung jawab demi melindungi kesehatan bersama,”ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pre-test, dilanjutkan penyampaian materi menggunakan media presentasi, kemudian sesi diskusi dan post-test.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian rabies, kondisi rabies di Indonesia, hewan penular rabies, mekanisme penularan, tanda dan gejala pada manusia maupun hewan, penanganan pertama setelah gigitan, upaya pencegahan, serta pentingnya Responsible Pet Ownership.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi mengenai vaksinasi rabies, penanganan gigitan hewan, serta pemeliharaan anjing yang aman.
Hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan.
Melalui Program Rabies Aware, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Pattimpa semakin sadar akan pentingnya pencegahan rabies melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan tenaga kesehatan.
Program ini juga mendukung konsep One Health serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-being) dan Tujuan 15 (Life on Land). (wis)





