JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran di gedung Bapenda DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, diduga berasal dari ruang server lantai 11.
Menurut informasi awal yang diterima petugas, titik api diduga berasal dari ruang server di lantai 11 dan dilaporkan oleh salah seorang karyawan pada Jumat (7/8/2026) pukul 21.30 WIB.
Namun, perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Baca juga: Jalan Abdul Muis Depan Gedung Bapenda Masih Ditutup Usai Kebakaran, Arus Lalu Lintas Dialihkan
“Mungkin nanti menunggu hasil penyelidikan dari pihak Kepolisian,” ujar Karnawan pada awak media, Sabtu (8/8/2026).
Hingga Sabtu pagi, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Proses pendinginan dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang masih memiliki hawa panas.
“Ini dilakukan overhaul, penyiraman lokasi-lokasi titik-titik hawa panas yang masih ada,” kata Karnawan.
Sebanyak 24 unit pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk memastikan tidak ada titik panas yang kembali memicu kebakaran.
Jumlah tersebut berkurang dari 39 unit yang sebelumnya dikerahkan karena sebagian personel dan kendaraan telah kembali ke wilayah masing-masing.
“Untuk unit yang ada sekarang ini kurang lebih 24, dari awal 39 unit,” ucap Karnawan.
Baca juga: Penampakan Gedung Bapenda DKI Usai Kebakaran, Bagian Tengah hingga Atas Hangus
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada pukul 10.50 WIB, beberapa petugas damkar yang sejak pagi melakukan pendinginan di dalam gedung, tampak sudah menuntaskan tugasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang