Update Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Dua Pekan Belum Juga Terungkap

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Purwakarta, tvOnenews.com - Hampir dua pekan berlalu, kasus pembunuhan satpam bernama Sumarna yang ditemukan tewas mengambang dengan tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, belum juga terungkap.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan demi mengungkap pelaku di balik kematian korban. Sebanyak 32 saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Proses penyelidikan dilakukan Polres Purwakarta dengan dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami berbagai informasi serta keterangan dari para saksi untuk mencari petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku pembunuhan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan saat memberikan keterangan di Mapolda Jabar, Kota Bandung.
Sumber :
  • Antara

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, penyidik masih bekerja untuk mengungkap kasus tersebut. Jumlah saksi yang telah dimintai keterangan pun kini mencapai 32 orang.

"Bahwa lebih sepekan, kami telah berupaya untuk, melakukan investigasi, saat ini jugan kami masih mendalami beberapa hipotesa yang awalnya ada beberpa yang masih nambah lagi, karena dengan beberapa keterangan saksi-saksi ini menimbulkan hipotesa baru lagi, kita dalami dan telah mencapai 32 saksi yang diambil keterangannya," kata Kombes Pol Hendra Rochmawan, pada Sabtu (8/8/2026).

Hendra menyebut seluruh keterangan saksi masih terus didalami dan dikorelasikan dengan hasil penyelidikan lainnya.Dari proses pendalaman tersebut, penyidik berharap dapat menemukan titik terang serta mengarah pada identitas pelaku pembunuhan Sumarna.

"Perkemhanganya signifikan sekali dan tinggak bagaimana eksekuis kasus ini yanh sudah kita proyeksikan sebagai pelaku," katanya.

Sebelumnya, Sumarna ditemukan tewas mengambang di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada 24 Juli 2026. Saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terborgol.

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan luka pada bagian kepala korban yang diduga akibat hantaman benda tumpul.

Hingga kini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap motif, identitas pelaku, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. (cep/muu)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Taman Harmoni Surabaya, Wisata Edukasi Gratis dengan Zona Benua Dunia
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG: Tak Ada di Tempat 10 Hari Berturut-turut hingga Terlibat Judol
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Indonesia Magnet Pramusim Internasional: Setelah Aston Villa dan Chelsea Vs AC Milan, Brisbane Roar Datang Menantang Persija
• 3 jam lalubola.com
thumb
Hilirisasi PTPN Disiapkan Bertahap, Danantara Fokus Uji Coba Sebelum Investasi
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
De la Espriella Dilantik Jadi Presiden Kolombia, Janji Gebuk Kelompok Bersenjata!
• 8 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.