JAKARTA - Pengacara sayap kanan Abelardo de la Espriella (48) resmi dilantik sebagai Presiden Kolombia. Ia menggantikan Gustavo Petro yang dikenal sebagai pemimpin berhaluan kiri.
Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (8/8/2026). De la Espriella, dilantik pada Jumat 7 Agustus 2026 dalam upacara yang digelar di Cali, wilayah barat daya Kolombia. Pelantikan tersebut berbeda dari tradisi yang biasanya berlangsung di ibu kota, Bogota.
Pemilihan Cali sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Kota tersebut berada di wilayah yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik panas konflik antara pemerintah Kolombia dan kelompok-kelompok bersenjata.
Dalam kampanyenya, De la Espriella menjanjikan pendekatan yang lebih tegas terhadap kelompok bersenjata dan kejahatan narkoba. Ia juga berjanji memangkas pengeluaran pemerintah hingga 40 persen serta menghidupkan kembali industri minyak dan gas Kolombia.
Sebaliknya, De la Espriella dikenal lebih dekat dengan Trump dan mendukung pendekatan yang lebih militeristik dalam memerangi perdagangan narkoba di kawasan Amerika Latin.




