Liputan6.com, Jakarta - Misteri kematian Sutrimo belum terjawab. Dugaan kematian tak wajar telah dilaporkan ke Bareskrim Polri, sementara Polda Metro Jaya bakal memanggil dokter yang pertama menangani korban di rumah sakit.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, laporan tersebut datang dari seorang warga yang mempertanyakan kematian Sutrimo.
Advertisement
“Memang kemarin kami mendapat informasi ada dari pelapor ataupun warga masyarakat melaporkan kepada Bareskrim Polri terkait tentang kematian saudara S dianggap tidak wajar,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Laporan itu kemudian mendorong permintaan agar jenazah Sutrimo diekshumasi untuk membantu mengungkap penyebab kematiannya. Polisi kini masih melakukan penyelidikan secara bertahap.
Salah satu langkah yang disiapkan yakni meminta keterangan dokter Rumah Sakit Muhammadiyah yang pertama menangani Sutrimo saat tiba di rumah sakit.
“Minggu depan kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter rumah sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit,” jelas Budi.
Pemanggilan tersebut sebenarnya sudah dijadwalkan. Namun pemeriksaan harus diatur ulang karena dokter yang bersangkutan belum dapat diperiksa sesuai jadwal.
“Kemarin sudah dijadwalkan, tetapi ini akan di-reschedule ulang oleh dokter tersebut,” ujar Budi.
i,” tegas Budi.




