Hanura: Menang di Pemilu 2029 Bukan karena Sering Rapat dan Banyak Uang

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Partai Hanura mulai mengubah cara pandang menghadapi Pemilu 2029.

Partai tersebut menilai kemenangan dalam kontestasi politik lima tahun mendatang tidak cukup dikejar dengan memperbanyak rapat ataupun mengandalkan kekuatan materi.

"Kemenangan partai ini di 2029 bukan karena sering rapat. Kemenangan partai ini 2029 bukan hanya faktor materi saja. Tapi partai ini bisa kembali bangkit di sini kalau partai ini kerja, kalau partai ini ada kader yang betul-betul sungguh-sungguh niat tulus ikhlas untuk membesarkan partai ini," jelas Ketua Tim Task Force DPP Hanura Rio Capella dalam pertemuan dengan jajaran Hanura se-Provinsi Banten di Karawaci, Tangerang, Sabtu (8/8/2026).

Rio mengatakan, kebangkitan Hanura membutuhkan kerja nyata dari seluruh kader, terutama mereka yang memiliki kemauan dan ketulusan untuk membesarkan partai.

Baca juga: Tak Gentar Ambang Batas Parlemen 2029, Hanura: Berapa pun Kami Siap

Menurut Rio, ada tiga hal yang menentukan apakah Hanura dapat kembali bangkit pada Pemilu 2029.

Pertama, kerja nyata partai. Kedua, keberadaan kader yang sungguh-sungguh ingin membesarkan partai. Ketiga, kepercayaan masyarakat terhadap Hanura.

"Jadi teman-teman semuanya, Pak Agus (Ketua DPD Hanura Banten) dan kawan-kawan, kami camkan betul bahwa kerja ini bukan kerja sendiri-sendiri. Membesarkan Partai Hanura ini perlu kerja sama yang sungguh-sungguh di antara kita," tegas Wakil Ketua Umum Hanura ini.

Rio mengingatkan kader Hanura agar tidak mengukur kerja politik hanya dari seberapa sering mereka menggelar rapat.

Menurut dia, rapat dan pertemuan organisasi tidak akan menghasilkan kemenangan jika tidak diikuti kerja politik yang menyentuh masyarakat.

Karena itu, Hanura kini mendorong pengurus daerah memperkuat jaringan hingga tingkat paling bawah.

Baca juga: Task Force Hanura Mulai Bergerak dari Banten, Bidik Penguatan Struktur Jelang Pemilu 2029

"Berpolitik ini tidak boleh merumitkan diri sendiri," kata Rio.

Dia meminta pengurus DPC tidak berhenti pada pembentukan struktur di tingkat kabupaten atau kota.

Setelah PAC terbentuk, jaringan harus diperluas hingga ranting.

Bagi Rio, keberadaan struktur di tingkat bawah menjadi salah satu ukuran apakah pengurus benar-benar bekerja atau sekadar menyandang jabatan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Memang rakyat nanya sejak kapan Bapak jadi orang Hanura? Nggak lah. Saya baru di Hanura baru setahun setengah. Tapi klaim bahwa saya telah ikut dalam perjuangan Hanura itu lebih awal, itu harusnya bisa menebarkan virus semangat kepada kami-kami yang baru masuk di partai ini," ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harapan Juara Pupus! Hanya Bermain 1-1 Lawan Singapura, Garuda Tersingkir Menyakitkan
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Ruang Kontrol Dishub Terdampak Kebakaran Bapenda DKI, Lampu Lalu Lintas Diatur Manual
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
John Herdman Masuk Sejarah Kelam Timnas Indonesia di Piala AFF
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup, Kemenhut Gerak Cepat Padamkan Kebakaran
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puan Maharani: Tenaga Kesehatan Harus Berempati, Termasuk kepada Pasien BPJS
• 18 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.