Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel, Adde Rosi: Jangan Rusak Dunia Pendidikan!

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa, menyampaikan keprihatinannya atas temuan ratusan senjata, narkotika, serta materi pornografi di lingkungan salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan. Ia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut agar memberikan kepastian hukum dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Adde Rosi mengatakan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik untuk belajar, berkembang, serta membentuk karakter.

Baca Juga :
Legislator DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel
Fakta Penembakan Tragis di Sekolah Thailand, Pelakunya Siswa 14 Tahun

“Apabila temuan tersebut terbukti berdasarkan proses hukum yang sedang berjalan, tentu ini merupakan persoalan yang sangat serius karena menyangkut keamanan peserta didik dan integritas lingkungan pendidikan,” kata Adde Rosi dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.

Bendahara Umum PP Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PP KPPG) itu mengatakan, lingkungan pendidikan tidak boleh menjadi tempat yang menyimpan ataupun menjadi akses terhadap barang-barang yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun merusak masa depan generasi muda.

Maka itu, ia mendorong kepolisian mengusut kasus tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Penting untuk mengungkap siapa pemilik barang-barang tersebut, bagaimana barang itu bisa berada di lingkungan sekolah, serta apakah terdapat unsur pidana yang harus dipertanggungjawabkan. Dengan begitu masyarakat memperoleh kepastian hukum dan tidak berkembang spekulasi,” ujarnya.

Adde menegaskan siapa pun yang nantinya terbukti dengan sengaja menjadikan lingkungan sekolah sebagai tempat penyimpanan atau aktivitas yang membahayakan peserta didik harus diproses secara tegas sesuai peraturan perundang-undangan.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap tindakan yang mengancam keselamatan anak-anak dan mencederai dunia pendidikan. Sekolah harus tetap menjadi ruang yang melindungi anak, bukan ruang yang menghadirkan rasa takut,” tegasnya.

Selain penegakan hukum, Adde juga meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama pemerintah daerah melakukan evaluasi serta memperkuat sistem pengawasan terhadap satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta.

Menurutnya, pengawasan terhadap tata kelola sekolah, keamanan lingkungan, serta pencegahan penyalahgunaan narkotika harus diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal proses belajar mengajar, tetapi juga memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk belajar di lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk ancaman,” pungkasnya.

Baca Juga :
Sengketa Yayasan Diduga Jadi Awal Penemuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel
DPR: Temuan Senpi di Sekolah Swasta Jaksel Masalah Serius, Kemendikdasmen Harus Turun Tangan
Eks Ketua Yayasan Dipanggil, Polisi Telusuri Asal-usul 996 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pegawai Bank Emok Dipaksa Onani karena Dikira Mau Rebut Nasabah Bos
• 7 jam laludetik.com
thumb
Tak Lagi Sekadar Kebugaran, Wellness Kini Mengarah ke Kehidupan Mewah
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, John Herdman Ogah Salahkan Wasit dan Puji Singapura
• 18 jam lalubola.com
thumb
Polri Didukung Bongkar Dalang Penyebaran Konten Hoaks Demo Agustus
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Kebakaran Hutan Gunung Bromo Meluas, Seluruh Pintu Masuk Wisata Ditutup
• 10 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.