jpnn.com, MUSI BANYUASIN - Pencarian Mulyadi (61) warga Dusun II, Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berakhir duka.
Pria yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di Danau Sindowali itu ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026) pagi.
BACA JUGA: Ketua Komisi III DPR Desak Polda Sumut Usut Tuntas Kasus Tewasnya Mantan Istri Polisi
Mulyadi diketahui pergi mencari ikan dengan cara menjaring pada Kamis (6/8/2026). Dia sempat berpamitan kepada keluarga sebelum berangkat ke Danau Sindowali.
Namun, hingga waktu yang seharusnya, korban tak kunjung pulang.
BACA JUGA: Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker
"Berdasarkan informasi yang kami terima, korban berpamitan kepada keluarga untuk mencari ikan di Danau Sindowali. Namun, tak kunjung kembali," ujar Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP S. Hutahaean.
Kekhawatiran keluarga semakin besar setelah perahu milik korban ditemukan di sekitar lokasi. Sejumlah perlengkapan seperti senter, minyak kayu putih dan obat-obatan juga masih berada di dalam atau sekitar perahu tersebut.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Bongkar Dampak Negatif Tramadol di Kalangan Remaja, Picu Aksi Kejahatan
Laporan mengenai hilangnya korban kemudian diterima pihak desa pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diduga tenggelam di kawasan Danau Sindowali.
Pihak desa selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, BPBD, TNI dan Polri untuk melakukan pencarian.
"Tim gabungan bersama masyarakat mulai menyisir lokasi yang diduga menjadi tempat korban menghilang pada Jumat sekitar pukul 15.30 WIB," ungkap Hutahaean.
Pencarian berlanjut pada Sabtu pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, adik kandung Mulyadi bersama warga menemukan korban di kawasan Danau Sindowali.
"Mulyadi ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," kata Hutahaean.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Desa Bailangu Timur.
Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) serta membuat laporan terkait peristiwa tersebut.
"Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Mulyadi. Degan alasan korban meninggal dalam keadaan wajar," terang Hutahaean.
"Kami menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika melakukan aktivitas di sungai, danau maupun perairan lainnya, khususnya saat mencari ikan," pungkas Hutahaean. (mcr35/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Cuci Hati




