Penampakan Kapal Pengangkut 1,3 Ton Ketamin yang Disergap di Bintan

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Bintan -

Tim gabungan Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, BNN RI hingga TNI AL menyergap kapal berbendera Tanzania yang hendak menyelundupkan 1,3 ton ketamin ke wilayah Indonesia. Kapal tersebut disergap di perairan Bintan.

Kapal MV King Sun tersebut merupakan kapal penangkap ikan dengan nama Chin Cun No. 12 berbendera Vanuatu, lalu berganti nama menjadi Kapal Fude dan berganti tipe menjadi kapal kargo berbendera Tanzania. Saat ini kapal tersebut menggunakan nama MV King Sun dengan tipe Kapal Kargo berbendera Tanzania.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kapal itu dihentikan oleh Satgas Patroli Laut BC bersama KRI Kerambit-627 di perairan utara Berakit, Bintan, pada Kamis (6/8). Penindakan ini berawal dari informasi intelijen internasional yang diterima DJBC dari otoritas Thailand pada Mei 2026 serta diperkuat oleh data intelijen Taiwan Coast Guard melalui Bareskrim Polri pada awal Agustus 2026.

Berbekal informasi tersebut, tim gabungan memperketat pemantauan terhadap pergerakan kapal tersebut. Setelah dihentikan, kapal beserta seluruh awak dikawal menuju Dermaga Kodaeral IV Batam untuk diperiksa.

Baca juga: Tim Gabungan Sergap Kapal Bawa 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan

Pada Jumat (7/8), tim gabungan berhasil membongkar modus operandi pelaku. Mereka menyembunyikan barang haram di dalam kompartemen tersembunyi dekat anjungan kapal.

Petugas mengamankan 65 karung berisi 1.300 bungkus teh Cina dengan berat total sekitar 1,3 ton. Hasil uji menggunakan alat Rigaku, mengonfirmasi seluruh sampel positif mengandung ketamin.

Dalam operasi ini, petugas mengamankan delapan orang anak buah kapal (ABK) yang terdiri dari satu warga negara Taiwan berinisial TSM (43) dan tujuh warga negara Myanmar, yaitu KH (29), MML (36), ML (55), PL (27), TA (51), ZO (38), serta MML (44).

Saat ini seluruh barang bukti dan para tersangka diamankan di Pangkalan Kodaeral IV Tanjung Sengkuang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rincian pengungkapan kasus ini akan dipaparkan secara resmi melalui konferensi pers di Batam pada Minggu (9/8).

Baca juga: Marak Peredaran Etomidate Jadi Liquid Vape di Kaltim




(mea/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengurus Sekolah Swasta di Pondok Pinang Bantah Tahu Keberadaan Ratusan Senpi
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bos Koperasi dan 4 Bawahannya Ditangkap Polisi usai Sekap dan Aniaya Pegawai yang Resain
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Bung Hatta, Kenang Perjuangan Pendiri Bangsa
• 4 jam laludetik.com
thumb
Doa Berangkat Kerja agar Diberkahi dan Diridai Allah
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.