Menjaga Tradisi Silaturahmi, Abdul Hakim Mahfudz Buka Diri untuk Amanah NU

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Silaturahmi menjadi ruang bagi para pengurus Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah untuk mempererat komunikasi sekaligus membahas keberlanjutan pengabdian organisasi. Dalam suasana tersebut, KH Abdul Hakim Mahfudz menyatakan kesiapannya menjalankan amanah apabila dipercaya maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Hal itu disampaikan Abdul Hakim saat menghadiri silaturahmi bersama sejumlah pengurus cabang NU dari berbagai daerah di Jakarta. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai bagian dari tradisi NU yang tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pandangan.

“Sore ini kami silaturahmi. Setelah tadi siang ada acara mendengarkan PBNU mengenai Qanun Asasi dan ini masih banyak dari PC-PC seluruh Indonesia. Kita berkumpul secara silaturahmi. Ini tradisi NU, silaturahmi, berdiskusi,” kata Abdul Hakim di Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Baca Juga :

Kesuksesan Muktamar NU Didukung lewat Layanan Kesehatan
 
Menurut Abdul Hakim, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pengurus NU dari berbagai daerah yang sedang berada di Jakarta untuk saling bertemu dan memperkuat komunikasi. Ia berharap silaturahmi dapat terus menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan perjuangan organisasi.

Ia mengatakan, pengabdian di lingkungan NU tidak semata-mata ditentukan oleh posisi yang ditempati. Menurutnya, setiap kader memiliki kesempatan untuk memberikan manfaat sesuai dengan amanah yang diterimanya.

"Jadi kita berkhidmat di NU itu mau di posisi mana pun, kita bisa berkhidmat. Yang jadi pertimbangan itu bagaimana kita berkhidmat untuk menjadikan masyarakat lebih berkat," jelasnya.


KH Abdul Hakim Mahfudz saat menghadiri silaturahmi bersama sejumlah pengurus cabang NU dari berbagai daerah di Jakarta. Dokumentasi/ istimewa.

Abdul Hakim menekankan pentingnya meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan para pendahulu NU. Baginya, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pengabdian di berbagai ruang kehidupan masyarakat.

Ketika ditanya mengenai kesiapannya jika mendapat penugasan untuk maju dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, Abdul Hakim memberikan jawaban singkat. Ia menyatakan kesediaannya menjalankan amanah apabila memang mendapat tugas tersebut.

"Siap. Siap. Lah wong sudah ditugaskan ya harus siap, kan," ungkapnya.

Baca Juga :

Muktamar NU Diharapkan Melahirkan Pemimpin yang Mampu Bawa Perubahan
 
Pernyataan itu menunjukkan keterbukaan Abdul Hakim terhadap amanah organisasi, termasuk kemungkinan maju dalam kontestasi Ketua Umum PBNU. Namun, ia tetap menempatkan khidmah atau pengabdian sebagai dasar dalam menjalankan setiap tugas di NU.

Dukungan terhadap Abdul Hakim Mahfudz untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU disebut datang dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. KH Abdul Matin Jawahir mengatakan, pencalonan tersebut tidak berangkat dari ambisi pribadi Abdul Hakim untuk menduduki posisi Ketua Umum PBNU.

“Sedikit saya sampaikan, saat saya minta waktu di Lampung, beliau masih menolak untuk menjadi calon ketua umum,” ujar KH Abdul Matin Jawahir.

Menurutnya, Abdul Hakim pada awalnya tidak menghendaki posisi tersebut. Namun, setelah mendapatkan penugasan dan dukungan dari NU Jawa Timur, ia akhirnya bersedia menjalankan amanah organisasi.

Sikap tersebut dinilai mencerminkan semangat khidmah, dengan menempatkan kesiapan menjalankan tugas di atas kepentingan pribadi. Abdul Matin juga menyampaikan harapan agar dinamika organisasi tetap berlangsung dalam suasana yang teduh dan mengedepankan persatuan.

“NU teduh tanpa gaduh,” tegas KH Abdul Matin Jawahir.

Dengan demikian, dinamika pencalonan Ketua Umum PBNU tidak hanya menjadi pembahasan mengenai posisi kepemimpinan, tetapi juga menyangkut bagaimana tradisi silaturahmi, khidmah, dan persatuan tetap menjadi bagian dari perjalanan organisasi.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yaaah! Mobil Hybrid Terancam Tidak Dapat Insentif
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Membawa Tumbler Bukan Solusi Jika Air Bersih Belum Mudah Diakses
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bahrul Ulum Tambakberas Terima Wakaf Ambulans, Siap Layani Peserta Muktamar NU
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polisi Kantongi Izin Impor 995 Senjata Angin yang Ditemukan di Kawasan Kebayoran Lama
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Barcelona Gagal Juara di Friuli Venezia Giulia Cup Setelah Kalah dari Udinese
• 5 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.