Kejuaraan nasional Muay Thai Indonesia 2026 tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah. Tercatat sebanyak 460 atlet ambil bagian pada nomor pertarungan, sementara 50 atlet lainnya mengikuti nomor seni.
Jumlah peserta tersebut mendapat apresiasi dari Menpora Erick Thohir. Menurutnya, tingginya partisipasi atlet menunjukkan komitmen PB MI dalam mengembangkan olahraga muay thai, khususnya dari tingkat akar rumput atau grass root. Apresiasi Pengembangan Muay Thai dari Grass Root Erick Thohir menilai PB MI di bawah kepemimpinan AA LaNyalla Mahmud Mattalitti telah melakukan berbagai upaya untuk membuat olahraga muay thai semakin dikenal dan mudah diterima masyarakat.
Salah satu hal yang mendapat perhatian Erick adalah pengembangan muay thai sejak usia dini. Menurutnya, olahraga bela diri asal Thailand tersebut kini mulai dikenal oleh anak-anak, termasuk mereka yang masih berusia lima tahun.
“Saya memberikan apresiasi, bagaimana Ketua Umum ini lihai melihat pengembangan olahraga muay thai dari grass root, dari bawah. Salah satunya mendorong olahraga ini juga bisa disebarkan ke masyarakat dan diterima secara mudah. Contohnya kita bisa melihat ada anak-anak umur lima tahun yang sudah mengenal muay thai,” terang Erick.
Menurut Erick, pendekatan dari tingkat akar rumput menjadi salah satu faktor penting agar Muay Thai Indonesia semakin populer dan memiliki basis atlet yang kuat di masa depan. Kenalkan Muay Thai Lewat Muay Thai Aerobik Selain pembinaan atlet, PB MI juga dinilai berhasil mengembangkan olahraga muay thai agar lebih dekat dengan aktivitas masyarakat, salah satunya melalui muay thai aerobik. Konsep tersebut memadukan gerakan-gerakan dasar muay thai dengan aktivitas olahraga yang lebih mudah diikuti masyarakat umum.
“Kita lihat tadi ada muay thai aerobik, gerakan muay thai yang dikombinasikan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia sehingga olahraga ini mudah diterima. Bahkan muay thai aerobik tadi juga hak cipta mereknya didaftarkan di Indonesia. Nah, ini luar biasa,” ujar Erick.
Menurut Menpora, inovasi seperti muay thai aerobik dapat menjadi salah satu cara memperluas jangkauan olahraga tersebut. Tidak hanya sebagai olahraga prestasi tetapi juga sebagai aktivitas kebugaran masyarakat. Baca juga: Brock Lesnar Pensiun sebagai Pegulat Profesional, Tutup Karier Legendaris di WWE dan UFC IMC 2026 Jadi Ajang Mencari Bibit Atlet Erick Thohir juga menyoroti aspek prestasi dalam penyelenggaraan Indonesia Muaythai Championship 2026. Kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah untuk menemukan atlet-atlet muda potensial yang nantinya dapat memperkuat tim nasional Indonesia.
Para atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik diharapkan mampu berkembang hingga tampil pada berbagai kejuaraan internasional, termasuk SEA Games dan multievent internasional lainnya. Ia berharap prestasi muay thai Indonesia dapat meningkat pada ajang SEA Games mendatang yang akan berlangsung di Malaysia.
“Secara prestasi itu sudah mulai terlihat di mana muay thai kita dapat medali perak pada SEA Games kemarin. Kami dari Kemenpora tentu mengharapkan kejuaraan hari ini untuk persiapan SEA Games. Mudah-mudahan untuk perkembangan ke depan muay thai bisa mendapatkan medali yang lebih baik,” kata Erick.
“Kalau kemarin muay thai bisa mendapatkan perak, mungkin nanti SEA Games di Malaysia, dengan komitmen semua, kita bisa dapat emas,” harapnya. Siapkan Pelatnas Muay Thai Secara Berjenjang Untuk mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional, Kemenpora juga mendorong sistem pembinaan dan pelatnas yang lebih terarah. Program pelatnas akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari persiapan menuju Olimpiade, Asian Games, SEA Games, hingga pembinaan atlet usia muda.
Erick menegaskan bahwa sistem pembinaan tidak lagi hanya mengandalkan satu pola pelatnas. Menurutnya, setiap program harus memiliki sasaran dan ukuran keberhasilan yang jelas. Sistem pembinaan berjenjang tersebut diharapkan dapat menciptakan regenerasi atlet secara berkelanjutan sekaligus memperbesar peluang Indonesia meraih prestasi di berbagai ajang internasional.
“Tidak ada lagi yang namanya pelatnas hanya dalam satu kesatuan. Karena kita ingin semua program ini tepat sasaran, efektif dan terukur,” tegas Erick. Apresiasi Dukungan Orang Tua Dalam kesempatan tersebut, Menpora Erick Thohir juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atlet, khususnya para ibu yang aktif mengantarkan dan mendukung anak-anak mereka mengikuti Kejurnas Muay Thai 2026. Menurut Erick, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga nasional.
Semakin banyak anak muda yang mengenal dan menekuni muay thai, semakin besar pula peluang Indonesia mendapatkan atlet berprestasi pada masa mendatang. Erick berharap olahraga muay thai dapat semakin sejajar dengan cabang olahraga lain yang telah memiliki basis pembinaan kuat di Indonesia.
“Saya sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang hadir, yang punya optimisme bahwa olahraga adalah salah satu alat pembangunan karakter bangsa, dan juga membuat generasi muda kita terus bisa menjadi yang terbaik, tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia,” pungkas Erick.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





