Terkini, Makassar — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar wondr Fest Makassar di Halaman Trans Studio Mall Makassar, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 BNI sekaligus momentum untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan, digitalisasi transaksi, serta pemberdayaan UMKM lokal.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas yang mempertemukan BNI dengan masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha lokal.
Melalui kegiatan ini, BNI mendorong semakin luasnya pemanfaatan layanan perbankan digital dan transaksi nontunai di tengah masyarakat.
Pemimpin BNI Regional Office 07 Makassar, Muhammad Arafat, mengatakan wondr Fest merupakan salah satu bentuk implementasi tema HUT ke-80 BNI, “Swadharma Bhakti Nagara”, yang mencerminkan semangat pengabdian perseroan kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
“Melalui pelaksanaan wondr Fest, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan, perluasan pemanfaatan layanan digital perbankan, penguatan ekosistem transaksi non-tunai, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal,” ujar Arafat.
Menurut Arafat, wondr Fest tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara BNI, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung transformasi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah.
Libatkan 40 UMKM Lokal
Salah satu fokus utama dalam wondr Fest Makassar adalah pemberdayaan pelaku UMKM. Dalam kegiatan tersebut, BNI menghadirkan 40 pelaku UMKM lokal yang telah dilengkapi dengan layanan QRIS BNI.
Penggunaan QRIS tersebut memungkinkan para pelaku usaha menerima pembayaran secara digital sehingga transaksi menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien.
Pengunjung juga diberikan kesempatan untuk mengenal serta menggunakan berbagai layanan perbankan digital BNI secara langsung.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar wondr Fest Makassar di Halaman Trans Studio Mall Makassar, Sabtu (8/8/2026).BNI turut menghadirkan program bagi masyarakat yang melakukan pembukaan rekening melalui wondr by BNI, di antaranya cashback hingga Rp180.000 serta reward koper eksklusif.
Selain itu, masyarakat dapat melakukan transaksi nontunai secara langsung pada tenant UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Arafat mengatakan, penguatan ekosistem digital menjadi bagian penting dari upaya BNI dalam menjawab perubahan kebutuhan masyarakat.
“BNI akan terus beradaptasi, berinovasi, dan menghadirkan kontribusi yang relevan bagi kemajuan bangsa serta kesejahteraan masyarakat Indonesia,” katanya.
Dimeriahkan Dewa 19, RAN dan Maliq & D’Essentials
Selain membawa misi literasi dan inklusi keuangan, wondr Fest Makassar juga dikemas sebagai kegiatan yang dekat dengan masyarakat.
Sejumlah musisi ternama turut memeriahkan kegiatan tersebut, yakni Dewa 19, RAN, serta Maliq & D’Essentials.
Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Network & Retail Funding BNI Rian Eriana Kaslan bersama jajaran pejabat BNI Kantor Pusat dan BNI Regional Office 07 Makassar.
Kehadiran berbagai elemen tersebut memperkuat posisi wondr Fest sebagai ruang interaksi antara perseroan, nasabah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat.
Perluas Akses Layanan Digital
Muhammad Arafat menegaskan, kehadiran BNI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan layanan perbankan, tetapi juga melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi ekonomi daerah.
Di Makassar, pendekatan tersebut dilakukan melalui pengembangan layanan, pendampingan pelaku usaha, digitalisasi transaksi, perluasan akses keuangan, serta berbagai program yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
BNI terus memperluas akses layanan melalui wondr by BNI, BNIdirect, jaringan kantor cabang, hingga Agen46 di berbagai wilayah.
Pengembangan berbagai kanal layanan tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan nasabah lintas generasi, mulai dari kebutuhan transaksi harian, pendidikan, pengembangan usaha, hingga perencanaan keuangan.
80 Tahun BNI, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Pelaksanaan wondr Fest juga menjadi bagian dari refleksi perjalanan panjang BNI yang telah memasuki usia 80 tahun.
BNI berdiri pada 5 Juli 1946 dan memiliki posisi historis sebagai bank pertama yang dimiliki Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, BNI turut berperan dalam perkembangan perekonomian nasional, termasuk keterlibatannya dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI).
Memasuki usia delapan dekade, BNI menjadikan momentum HUT ke-80 sebagai pengingat atas hubungan dan kepercayaan masyarakat yang telah terbangun sejak perseroan berdiri.
“Delapan dekade perjalanan BNI menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus terus kami jaga,” ujar Arafat.
Ia menambahkan, BNI akan terus melakukan inovasi agar dapat memberikan kontribusi yang relevan bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Melalui wondr Fest dan berbagai program di daerah, BNI berupaya menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat digitalisasi transaksi, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses keuangan sebagai bagian dari kontribusi perseroan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (*)




