Polisi Akan Ekshumasi Jenazah Sutrimo Usai Terima Laporan Keluarga

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi akan melakukan ekshumasi terhadap makam Sutrimo, seorang pria yang ditemukan tewas di depan Modernt Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyebut pihaknya saat ini masih dalam proses persiapan untuk melakukan ekshumasi sebagai bagian dalam proses penyelidikan.

“Saat ini kami dalam persiapan untuk melakukan ekshumasi,” kata Budi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Minggu (9/8/2026).

Baca juga: Kematian Sutrimo Masih Diselidiki, Dokter yang Pertama Menangani Akan Dipanggil

Ekshumasi merupakan bagian dari tahapan proses identifikasi forensik untuk mencari tahu penyebab pasti kematian seseorang dengan cara menggali kembali makam sebuah jenazah.

Namun, Budi belum mengungkapkan kapan polisi akan melakukan pembongkaran makam pria yang diduga merupakan kepala rumah tangga Jampidsus Febrie Ardiansyah tersebut.

“Masih dalam proses persiapan,” ucap Budi.

KOMPAS.COM/Pandi Ramedhan Puslabfor membawa sejumlah barang di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang merupakan lokasi Sutrimo ditemukan tewas, Senin (27/7/2026)

Selain itu, Budi pun membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga yang tinggal di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah kepada polisi terkait kejanggalan kematian Sutrimo.

Laporan tersebut tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor: STTLP/79/VIII/2026/SPKT/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH.

Dalam laporan tersebut, pihak keluarga ingin mendapatkan kejelasan terkait kematian Sutrimo melalui proses yang dilakukan kepolisian.

Pihak keluarga pun disebut akan kooperatif apabila penyidik membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah, termasuk apabila otopsi dinilai diperlukan dalam penyelidikan.

Baca juga: Sembilan Hari Berlalu, Misteri Kematian Sutrimo Tak Kunjung Terungkap

Selain itu, Budi juga membenarkan adanya laporan lainnya dari Aliansi Rakyat untuk Keadilan dan Kesejahteraan Indonesia (ARUKKI) ke Bareskrim Polri.

“Iya, informasinya kemarin di Bareskrim juga ada laporan,” tutur Budi.

Sebelumnya, Budi juga mengatakan, pihaknya akan memanggil dokter yang pertama kali memeriksa jasad Sutrimo di RS Muhammadiyah.

Pemanggilan dokter tersebut sebelumnya sudah dijadwalkan, namun dokter yang bersangkutan meminta penjadwalan ulang.

“Kita juga melihat beberapa update yang kita sampaikan minggu depan. Kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter Rumah Sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit,” ujar Budi di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Baca juga: Polisi Cek CCTV, Selidiki 4 Orang yang Antar Jasad Sutrimo ke Rumah Sakit

Pemanggilan itu dilakukan untuk mendalami laporan mengenai kematian Sutrimo yang dinilai tidak wajar oleh sejumlah masyarakat.

Sementara itu, pihak Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Sutrimo saat dibawa ke rumah sakit.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sutrimo juga tidak menjalani otopsi. Jenazahnya kemudian dibawa ke kampung halamannya di Banyumas, Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan dan media sosial, Sutrimo disebut merupakan kepala rumah tangga (karumga) di rumah dinas eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Capricorn Bukan Kambing Biasa, Melainkan Kambing Laut
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Ketika Rasa Takut Jadi Alat Pembungkaman
• 6 jam lalukompas.com
thumb
[FULL] Kepala BRIN: Presiden Prabowo Beri Atensi Riset Pengelolaan Sampah hingga Genteng dari Limbah
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Pencuri di Jakbar Sempat Mau Balikin Motor Curian Saat Tahu Wajahnya Viral
• 18 jam laludetik.com
thumb
3 Rekomendasi Drakor tentang Kehidupan Jaksa yang Berubah karena Insiden Selain Our Sticky Love, Ada yang Dibintangi Lee Do Hyun
• 7 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.