Sempat Buron, Pembunuh Nenek 79 Tahun di Pasuruan Akhirnya Ditangkap

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

YA (35 tahun), pelaku pembunuhan nenek berusia 79 tahun di Pasuruan akhirnya ditangkap Ditreskrimum Polda Jatim, setelah kabur ke Semarang selama seminggu. Polisi menangkap pelaku di tempat persembunyiannya yang berada di kawasan Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

AKBP Arbaridi Jumhur Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menerangkan, selama hampir sepekan, timnya telah melakukan penelusuran ke berbagai tempat, mulai dari lingkungan pertemanan hingga keluarga pelaku.

“Tim melakukan penelusuran mulai dari lingkungan pertemanan hingga keluarga pelaku. Hasilnya, keberadaan pelaku berhasil diketahui dan langsung diamankan di wilayah Tuntang, Semarang,” kata Jumhur, dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Kepada pihak kepolisian, pelaku mengaku nekat menghilangkan nyawa korban karena membutuhkan uang sebagai modal untuk mencari pekerjaan di kota lain. Awalnya, pelaku YA berniat untuk merampok rumah saat korban sedang sendirian.

Modus pelaku awalnya adalah pura-pura bertamu ke rumah korban. Saat korban menyuguhkan minuman kepada pelaku, YA langsung menyerangnya.

“Korban yang saat itu menyuguhi pelaku secangkir kopi kemudian diserang. Pelaku mencekik korban hingga terjatuh, lalu membantingnya sampai meninggal dunia,” ungkapnya.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku langsung mengambil kalung dan gelang emas milik korban. “Kemudian dijual dengan harga sekitar Rp5 juta,” ungkapnya.

Adapun untuk melengkapi pembuktian perkara, dalam waktu dekat penyidik akan menggelar rekonstruksi untuk memperjelas rangkaian peristiwa pembunuhan tersebut.

Sebagai informasi, korban inisial NUR itu awalnya ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada 15 Juli 2026 lalu. Korban ditemukan dengan luka serius di bagian wajah dan mulut. Selain itu, Polisi juga mendapati perhiasan emas yang biasa dipakai korban hilang.

Pada penyelidikan awal, seorang saksi mengaku melihat ada pria yang datang ke rumah korban sebanyak dua kali, menggunakan motor PCX putih, dengan ciri-ciri mengenakan jaket hitam, helm hitam, dan masker.

Tidak lama setelah pria itu pergi, cucu korban menemukan NUR tergeletak di lantai dengan kondisi bersimbah darah dan telah meninggal dunia.(kir/bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seberapa Panas Bumi di Masa Depan? Ini Prediksi Ilmuwan
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Irjen Herry Heryawan Lantik Pengprov FPTI Sumbar 2026-2030
• 17 jam laludetik.com
thumb
Tembakan Meletus di Gerbang Festival Lembah Baliem, 2 Warga Luka
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
RI-UEA Bidik Lompatan Dagang, Transaksi Tembus US$3,14 Miliar di Semester I 2026
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Menakar Pilihan Motor Listrik di GIIAS 2026, Mengapa Polytron Jadi Pilihan?
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.