Jadi Satu-satunya Wakil Asia di Spanyol, Teater Tanah Air Harap Dukungan Pemerintah

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Teater Tanah Air akan membawa nama Indonesia dalam 10th International Children’s Theater Festival: Future for Kids di Valencia, Spanyol, pada 5-8 Oktober 2026. Indonesia menjadi satu-satunya negara non-Eropa yang lolos dalam festival tersebut dan tampil bersama tujuh negara Eropa.

Untuk keberangkatan ke ajang internasional itu, Teater Tanah Air masih membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah dan instansi terkait. Sutradara sekaligus Pemimpin Teater Tanah Air, Jose Rizal Manua, mengatakan keikutsertaan tersebut diperoleh melalui proses seleksi yang diikuti 30 negara dan delapan di antaranya dinyatakan lolos, yakni Spanyol, Cyprus, Denmark, Georgia, Rumania, Slovenia, Portugal, dan Indonesia.

"Dan kita (Teater Tanah Air dari Indonesia) satu-satunya wakil dari Asia," kata Jose di TIM, Jakarta Pusat, dikutip pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Jose menjelaskan Teater Tanah Air akan membawa 13 pemain anak dalam festival tersebut. Mereka berasal dari jenjang SD, SMP, dan SMA dengan rentang usia 6 sampai 17 tahun.

Jose mengungkapkan pihaknya masih berupaya mendapatkan dukungan pendanaan untuk keberangkatan ke Spanyol. Dia berharap pemerintah dan instansi terkait dapat memberikan dukungan karena keikutsertaan Teater Tanah Air dalam festival yang membawa nama Indonesia di panggung internasional.

"Sampai hari ini kami masih mencari dana, kami berharap dukungan dari pemerintah, dukungan dari instansi terkait, karena kami ke festival ini membawa nama besar Indonesia," ujar Jose.

Jose mengatakan persiapan pemain cilik telah dilakukan secara intensif. Pemain menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti rangkaian latihan untuk mempersiapkan pertunjukan berjudul Peace karya sastrawan sekaligus dramawan terkemuka Indonesia, Putu Wijaya.

"Pertunjukan yang akan dibawakan kali ini cukup unik karena mengangkat karya sastrawan sekaligus dramawan terkemuka Indonesia, Putu Wijaya. Teater Tanah Air memang kerap membawa karya-karya Putu Wijaya ke berbagai festival internasional," kata Jose.

Dia berharap pertunjukan tersebut dapat menjadi cerminan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menunjukkan karya seni dan budaya Indonesia memiliki tempat di panggung internasional.

"Budaya Indonesia itu sebetulnya sangat kaya dan bisa berbicara di dunia internasional, mempunyai tempat tersendiri, tempat yang istimewa di festival-festival dunia," ujar Jose.
 

Baca Juga :

'Chicago The Musical' Resmi Dipentaskan di Jakarta, Hadirkan Kisah Klasik yang Tetap Relevan

Jose menegaskan keikutsertaan Teater Tanah Air di festival tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat internasional.

"Bahwa kita tahu kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan yang paling unik di dunia. Tidak ada di dunia yang mempunyai kebudayaan yang begitu kaya seperti Indonesia," kata Jose.

Pertunjukan Peace membawa pesan tentang perdamaian dunia. Jose mengatakan pesan tersebut berangkat dari gagasan bahwa manusia pada hakikatnya bersaudara satu sama lain dan perlu membangun hubungan baik, bukan hanya dengan sesama manusia, tetapi juga dengan alam, lingkungan dan hewan.

Salah seorang pemain, Neyla Rezki Jovita Minowa, 14, siswi kelas 9 SMP Karakter Podomoro, dipercaya memerankan karakter Garuda yang merepresentasikan Indonesia dari kawasan Asia dalam pertunjukan tersebut.

Melalui karakter Garuda, Neyla membawa pesan perdamaian yang menjadi salah satu pesan utama pertunjukan. Dia berharap penampilannya bersama Teater Tanah Air dapat memperkenalkan Indonesia sekaligus membawa nama baik Indonesia ke dunia internasional.

"Harapannya semoga bisa membawa nama baik Indonesia sama Teater Tanah Air ke seluruh dunia," ujar Neyla.

Ilustrasi pertunjukan teater musikal Rodgers & Hammerstein’s Cinderella produksi Center Stage Community telah dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 15–18 Januari 2026 (Foto:Dok)

Pemain lainnya, Iona Andalucia, 9, siswi kelas 4 SD Muhammad Islamic School, akan memerankan karakter anak dinosaurus yang baru menetas. Dalam perannya, Iona tidak hanya dituntut menghafalkan dialog, tetapi juga menampilkan gerakan dan nyanyian.

Selain aktif di bidang seni, Iona memiliki prestasi akademik, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Dalam ajang Future Intelligence Students Olympiad, ia meraih Silver Medal pada National Round, Bronze Medal pada International Round, dan Gold Medal pada Global Round dengan membawa nama Indonesia.

Bagi Iona, prestasi tersebut menjadi bukti aktivitas di bidang seni tidak menghalangi anak-anak Teater Tanah Air untuk mengembangkan potensi di bidang lain. Iona menunjukkan kemampuan seni dan akademik dapat berkembang secara beriringan, sekaligus menjadi bekal untuk terus membawa nama Indonesia di berbagai ajang, baik di bidang seni maupun pendidikan.

Keikutsertaan Teater Tanah Air dalam festival internasional bukan pengalaman pertama. Jose menyebut kelompok teater tersebut telah mengikuti berbagai festival internasional dan meraih hasil terbaik di sejumlah negara, antara lain Jerman, Jepang, Rusia, Kanada, Maroko, dan India.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Thailand dan Malaysia tembus semifinal Piala AFF 2026
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Pengamat Sebut Harga Emas Dunia Berpotensi Tembus USD5.000 pada Kuartal III-2026
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Permintaan Rudy Tanoe kepada KPK
• 19 menit lalujpnn.com
thumb
DPR Desak Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Bocah 6 Tahun di Tapsel Dihukum Seumur Hidup
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Posisi Start dan Jadwal Balap Veda Ega di GP Inggris Hari Ini
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.