Terungkap! 7 Fakta Terbaru Kasus Mutilasi Depok: Motif Motor Honda PCX, Kenalan di Aplikasi hingga Pelaku Kabur ke Pandeglang

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kasus mutilasi di Depok perlahan mulai menemukan titik terang setelah polisi mengungkap identitas korban dan menangkap pria yang diduga sebagai pelakunya. 

Saepul (26) ditetapkan sebagai tersangka setelah jasad pria berinisial K atau Kunaefi (51) ditemukan dalam sebuah karung di lahan kosong kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, pada 4 Agustus 2026.

Dari penyidikan, polisi menemukan sejumlah fakta yang membuat perkara ini semakin terang. Saepul disebut mengenal korban melalui aplikasi media sosial Hornet sebelum keduanya bertemu di sebuah kontrakan di Cipayung, Depok. 

Polisi menduga pertemuan tersebut telah dimanfaatkan tersangka untuk menguasai sepeda motor Honda PCX milik korban. Berikut sejumlah fakta kasus mutilasi Depok yang telah diungkap polisi hingga saat ini.

1. Korban dan pelaku berkenalan melalui aplikasi

Penyidik mengungkap Saepul dan Kunaefi pertama kali berkenalan melalui aplikasi Hornet. Dari komunikasi di media sosial tersebut, keduanya kemudian sepakat bertemu.

Pertemuan berlangsung di kontrakan Saepul di kawasan Cipayung pada 23 Juli 2026. Polisi menduga sejak awal tersangka telah memiliki niat untuk menguasai barang milik korban.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan korban diundang ke kontrakan dan di lokasi tersebut pembunuhan terjadi.

"Korban diundang pelaku ke kontrakan pelaku dan di sana lah terjadi pembunuhan. Pelaku dari awal sudah mempersiapkan diri untuk mengambil barang yang dimiliki korban," ujar Iman.

2. Motor Honda PCX diduga menjadi pemicu niat kejahatan

Polisi menyebut Saepul mengetahui korban memiliki Honda PCX berwarna hitam setelah melihat foto yang diunggah di media sosial. Dari situlah muncul keinginan untuk menguasai kendaraan tersebut.

Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono menjelaskan bahwa desakan ekonomi turut disebut sebagai latar belakang niat tersebut.

"Untuk motif dari hasil pendalaman penyelidikan, setelah berkenalan dengan korban, pelaku melihat salah satu foto korban itu menggunakan motor Honda PCX warna hitam," jelas Breggy.

Bahkan, polisi menyebut Saepul sempat membicarakan niatnya kepada seorang teman pada 23 Juli 2026. 

Ketika ditanya bagaimana cara mendapatkan motor tersebut, Saepul disebut menjawab, "nggak tahu, mungkin membunuh orang."


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tinggal 1 Hari Lagi! Buruan Daftar Lowongan Kerja BSI Staff Program 2026
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
‎Athlon GMSB Kuningan Resmi Dibuka, Hadirkan Fasilitas Olahraga Multifungsi di Jantung Jakarta ‎
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Pusat Mengucurkan Dana, Tidak Lantas Membuat PPPK Paruh Waktu Bersukacita
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Rektor Unej ajak mahasiswa baru tidak serahkan proses berpikir ke AI
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Wilsen Willim Kolab dengan Dian Sastrowardoyo, Hadirkan Kebaya Bersiluet Tegas
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.